Suara.com - Sekolah yang berada di zona hijau tengah bersiap untuk buka kembali. Akan tetapi, apabila ada kasus positif Covid-19 yang ditemukan di sekolah, maka sekolah pun bisa ditutup kembali.
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah apabila ada kasus positif Covid-19 di tengah lingkungan sekolah.
Pertama, pihak puskesmas dan dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota akan langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menjaga agar tidak ada penyebaran virus lebih lanjut.
Setelah itu, kegiatan belajar mengajar pun akan dihentikan alias sekolahnya akan ditutup.
"Aktivitas sekolah akan dihentikan dulu sementara," kata Terawan dalam paparannya yang disiarkan langsung YouTube Kemendikbud, Senin (15/6/2020).
Pasca penutupan sekolah secara sementara itu, pihaknya akan melakukan tracing untuk menelusuri penelusuran dari pasien yang dinyatakan positif Covid-19 baik di lingkungan sekolah ataupun lingkungan yang bersangkutan lainnya.
Untuk keberlangsungan sekolah berikutnya, bisa mengikuti prosedur tata kelola yang sudah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Dalam hal ini, pihaknya akan terus memantau sekolah tersebut apakah sudah benar-benar bersih dari penularan Covid-19 atau belum agar bisa membuka sekolah kembali.
"Bisa dibuka sehingga pendidikan bisa berjalan lancar namun keselamtan dan kesehatan para murid menjadi prioritas utama kami," pungkasnya.
Baca Juga: Sekolah yang Ingin Buka Harus Berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor