Suara.com - Sebuah acara pernikahan di India berubah mencekam setelah terjadi perkelahian antara mempelai pria dan keluarga hingga menimbulkan korban jiwa.
Menyadur Gulf News pada Jumat (19/6/2020), seorang pengantin pria yang dalam keadaan mabuk berkelahi dengan saudara laki-laki mempelai perempuan, bahkan hingga membunuhnya dan menabrakkan diri ke sejumlah orang di tempat kejadian.
Pengantin pria bernama Manoj Kumar menikahi putri seorang petani di desa Govindpur, Shamshabad. Selama upacara pernikahan, pengantin pria dan teman-temannya dalam keadaan mabuk, berdebat dengan tamu undangan yang juga merupakan anggota keluarga pengantin wanita. Perdebatan ini terkait kualitas makanan yang disajikan.
Pengantin pria dan teman-temannya kemudian menculik adik pengantin perempuan, seorang anak berusia sembilan tahun bernama Pranshu, dan membawanya pergi menggunakan mobil.
"Sewaktu melarikan diri, mereka menabrak dua wanita dan seorang gadis remaja, meninggalkan mereka dengan luka-luka serius. Kami menelepon Manoj untuk kembali bersama Pranshu, tetapi dia menolak. Pukul 3 pagi keesokan paginya, dia meninggalkan saudaraku di desa dan melarikan diri." ujar adik kedua Punit.
Sesuai laporan, anak yang meninggal memiliki tanda pencekikan di lehernya dan juga luka di wajahnya. Para korban, Vimla (50), Mithilesh(35), dan Sapna (17) yang ditabrak oleh mobil pengantin pria dibawa ke rumah sakit Lohia di Farrukhabad. Kondisi Mithilesh dikatakan kritis.
"Manoj Kumar mengendarai sebuah mobil SUV yang melaju kencang menabrak orang-orang yang berdiri di pinggir jalan dan melukai tiga kerabat wanita. Putra saya yang berusia sembilan tahun juga dibunuh oleh mempelai pria dan teman-temannya." ungkap ayah mempelai wanita kepada First Information Report (FIR).
Rajeev Singh Gaur, petugas polisi Kamayganj mengatakan: "Jenazah korban telah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut akan mengungkapkan apakah anak itu ditabrak atau dicekik."
Pengantin pria yang dituduh membunuh beserta kerabatnya melarikan diri dan sedang dalam pencarian Polisi Uttar Pradesh
Baca Juga: Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?