Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sudah mengenal Presiden Joko Widodo atau Jokowi sejak 12 tahun lalu. Luhut kemudian mengenang kali pertama bertemu Jokowi.
Luhut mengatakan Jokowi tidak pernah berubah sejak pertama kali ia mengenal dan bertemu dengannya, yakni sosoknya yang berkarakter kuat tapi tetap sederhana.
"Satu hal yang tak pernah berubah sejak pertama kali saya mengenal dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, 12 tahun yang lalu. Beliau tetaplah sosok yang berkarakter kuat namun sederhana, dan punya kepedulian yang tinggi terhadap sesama," katanya dalam unggahan dalam akun Instagram @luhut.pandjaitan, Minggu (21/6/2020).
Luhut kemudian bercerita saat ia mendapat dua kali kesempatan bekerja bersama Jokowi, di mana karakter kuat Kepala Negara juga tidak pernah berubah.
Ia pun mengenang pesan Jokowi yang kerap disampaikan kepada jajarannya, terutama di tengah masa pandemik seperti saat ini. Jokowi, lanjut Luhut, selalu berpesan untuk memperhatikan kepentingan rakyat dalam mengambil kebijakan.
"Saya selalu ingat satu pesan yang beliau kerap kali ucapkan setiap rapat bersama kabinetnya, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Beliau selalu berpesan untuk memperhatikan kepentingan rakyat dalam mengambil setiap kebijakan," katanya.
Di hari ulang tahun Ke 59 Jokowi, Luhut pun berharap Presiden bisa tetap tegar menghadapi setiap tantangan dan tetap teguh membawa Indonesia semakin maju.
"Selamat ulang tahun Ke 59, Presiden Joko Widodo . Tetap tegar menghadapi setiap tantangan yang kecil maupun yang besar. Tetap teguh membawa Indonesia semakin maju," tukasnya.
Sebelumnya, Juru bicara Presiden RI Fadjroel Rachman mengatakan tidak ada perayaan di hari ulang tahun Ke-59 Presiden RI Joko Widodo, Minggu 21 Juni 2020.
Baca Juga: Sempat Terima Tantangan Debat Luhut, Rizal Ramli Tak Jadi Hadir
"Ya, tidak ada perayaan ultah seperti sebelumnya," kata Fadjroel dihubungi di Jakarta, Sabtu (20/6) malam.
Selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi memang tidak pernah merayakan ulang tahun melalui perhelatan pesta khusus.
Hal itu juga telah disampaikan Presiden di hari ulang tahun ke-58, 21 Juni tahun 2019 silam.
Pada saat itu Presiden menekankan ulang tahunnya tidak pernah dirayakan. Yang dilakukan Presiden hanya memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen