Suara.com - Meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta telah kembali digelar, warga lanjut usia (lansia) tak diperkenankan masuk kawasan Sudirman-Thamrin itu.
Namun demikian, masih ada saja lansia yang terlihat tetap ngotot ingin berolah raga saat CFD Jakarta.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin. Menurutnya Lansia dilarang karena tergolong rentan tertular virus Covid-19.
"Karena ada orang tua lari ketika dilarang (ikut CFD), mohon maaf bapak lansia," ujar Arifin di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2020).
Namun ketika ditegur, kata dia, lansia itu disebutnya malah tetap ngotot ingin ikut CFD. Orang tua tersebut justru mengklaim masih sehat dan bahkan lebih kuat dari petugas karena masih sanggup berlari hingga 20 km lagi.
"Tapi mereka membalikkan, 'Pak tapi lebih kuat saya, masih kuat 10-20 kilometer," ungkapnya.
Arifin sendiri mengakui di hari pertama CFD ini, pelanggaran serupa masih sering terjadi, termasuk anak kecil usia di bawah 9 tahun yang masih diajak orang tuanya. Karena itu ia mengaku ke depannya akan mengevaluasi kembali.
"Apakah memang yang masih sehat bugar ya kan ya nanti kita evaluasi apakah ada batasannya. Yang jelas ini baru perdana ini," katanya menambahkan.
Baca Juga: Pemprov DKI Akui Banyak Pelanggaran PSBB Saat CFD di Jakarta
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Akui Banyak Pelanggaran PSBB Saat CFD di Jakarta
-
Satpol PP DKI Tangkap Warga Tak Pakai Masker di CFD, Diminta Sapu Jalan
-
CFD Kota Serang Kembali Dibuka, DPRD Sebut Pengawasan Lemah
-
Berkerumun hingga 2 Reaktif Corona saat CFD, Jakarta Sudah Kembali Normal?
-
Kembali Dibuka, Begini Suasana CFD di Jakarta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga