Suara.com - Pada hari pertama dibukanya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarata, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diterapkan. 29 orang didapati melanggar aturan dan diberikan sanksi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan pelanggaran dilakukan di sejumlah lokasi CFD Sudirman-Thamrin, khususnya kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat. Kebanyakan pelanggaran yang dilakukan adalah tidak mengenakan masker.
"Ya enggak pakai masker ya kan tetap kita tangkap. Ya di Bunderan HI," ujar Bernard saat dihubungi, Minggu (21/6/2020).
Bernard menyebutkan pelanggaran saat CFD paling banyak di Jalan Imam Bonjol dekat kantor KPU yang berjumlah 13 orang. Mereka diminta untuk menyapu jalan.
Lalu temuan pelanggaran ada juga di depan Hotel Kempinski. Tujuh orang dikenakan sanksi sosial dan dua lainnya membayar denda Rp 250.000.
Setelah itu dua orang lainnya melanggar di depan Hotel Mandarin dan dua sisanya lima orang lagi di depan Pos Polisi Bundaran HI. Semuanya diminta menyapu jalan.
"Enggak pakai masker itu kita sanksi. Cuma ada yang bayar denda tadi, semuanya yang maunya nyapu, ya kita suruh nyapu," jelasnya.
Para pelanggar yang dikenakan sanksi sosial diminta menyapu fasilitas umum seperti halte, jalanan, taman dan lainnya. Mereka menyapu menggunakan sapu yang disediakan oleh pihak Satpol PP sambil memakai rompi pelanggar PSBB berwarna oranye.
"Kita pakaikan rompi dan sapu dari kita," tuturnya.
Baca Juga: Berkerumun hingga 2 Reaktif Corona saat CFD, Jakarta Sudah Kembali Normal?
Tak hanya itu, para pelanggar itu lantas diminta untuk pulang dan tak bisa melanjutkan aktifitas saat CFD. Menurutnya tak ada alasan lagi tak menggunakan masker karena sudah dibagikan secara gratis.
"Kalau masker itu kan Gubernur sudah bagi-bagi 20 juta masker ke masyarakat Jakarta. Jadi enggak ada lagi alasan enggak pake masker," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Berkerumun hingga 2 Reaktif Corona saat CFD, Jakarta Sudah Kembali Normal?
-
Kembali Dibuka, Begini Suasana CFD di Jakarta
-
Bersepeda Saat CFD, Masih Ada Saja Warga Bandel Tak Pakai Masker
-
Jelas Dilarang Bawa Anak, Pengunjung CFD Membandel Sampai Ada yang Hilang
-
Kembali Dibuka, Begini Suasana CFD di Jakarta
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK