Suara.com - Seorang pria paruh baya baru-baru ini viral di media sosial, selepas membelikan ponsel untuk cucunya memakai uang berupa koin sekarung. Kisahnya berhasil menyentuh hati khalayak.
Aksi kakek-kakek diduga di Samarinda, Kalimantan Timur itu, diabadikan oleh seorang pengguna TikTok @dewerkabur yang diduga sebagai pemilik konter ponsel.
Dalam rekaman tersebut, mulanya terlihat kakek berbaju abu-abu dan bertopi mendatangi sebuah konter. Di tangan kirinya, ia menenteng karung putih.
Pemilik gerai ponsel menuliskan, mulanya ia mengira sang kakek hanya ingin menumpang untuk berteduh.
Tapi, pria tersebut kemudian masuk ke dalam konter dan melihat deretan ponsel yang dijual.
Tak diketahui pasti cerita lengkapnya, sang kakek kemudian terlihat menunjukkan barang bawaannya dalam karung yang ternyata berisi uang koin.
Dengan uang koin itu, ia membeli sebuah ponsel yang akan diberikan kepada cucunya. Tak menolak, pihak konter pun menerimanya.
Belakangan diketahui, kakek yang rela membelikan ponsel untuk cucunya tersebut adalah seorang pemulung di Samarinda, Kalimantan Timur.
Sementara uang koin yang dibawanya merupakan hasil tabungan sang cucu selama beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Foto Ayah Memotret Anak Pakai HP Jadul 'Tanpa Gula, tapi Ini yang Termanis'
Sontak, aksi kakek pemulung tersebut membuat warganet yang menyaksikan video terenyuh.
"Ada yang naro bawang (emoji menangis)," kata lindasyhcrl.
"Tengah malam yang tersedu-sedu," timpal @iechade***.
Sementara warganet lainnya merasa salut dengan pengorbanan kakek pemulung tersebut.
"Salutttt, dimana orangorang mau bergaya beli hp dengan cara kredit si bapak ini beli cash walau dengan uang "receh"," tulis @rangga_sri***
"Ampe berdarahdarah aja dibelain buat nyenengin anaknya,semoga kelak gue bisa selalu nyenengin anak gue nanti," kata @didisuta***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS