Suara.com - Musisi Ahmad Dhani Prasetyo menagih janji Ketua PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, dan politisi senior PDIP, Maruarar Sirait yang pernah bilang akan menggebuk pihak-pihak yang akan mengganti Pancasila.
Dua tokoh tersebut pernah menyatakan sikapnya terhadap pihak yang akan mengganti Pancasila dalam acara Rosi yang ditayangkan Kompas TV pada Septermber 2018 lalu.
"Banser akan turun tangan pertama kali yang ada di depan gebuk gerakan ini kalau memang kita sudah nilai bahwa ini akan menjadi cita-cita khilafah itu. Nah, kalau Banser masih diam saja berarti belum," kata Gus Yaqut dalam acara itu.
Ahmad Dhani yang menyimak pernyataan itu kemudian menanyakan bagaimana sistem penggebukan itu. Gus Yaqut kemudian menjelaskan dengan cara apa saja bisa dilakukan demi menjaga keutuhan negara.
Tak sampai di situ, politisi Maruarar kemudian menambahkan, "Kalau kamu melanggar negara ini dalam bentuk lain, saya sama Yaqut ini akan menggebuk kamu."
Dari perbincangan itu, Ahmad Dhani kemudian mengaitkannya dengan situasi saat ini terkait Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang tengah menjadi perbincangan.
Dalam sebuah tayangan video yang diunggah oleh kanal YouTube Video Legend, Selasa (23/6/2020), Ahmad Dhani percaya bahwa RUU HIP akan mengubah Pancasila.
"Sekarang kita bisa tagih mereka, Yaqut cs. Sudah jelas Pancasila mau diganti dengan Trisila, sudah pasti itu diganti. artinya kalau misalnya memang UU itu diresmikan, disahkan, sudah pasti Pancasila berubah jadi Trisila, bahkan mau diperes lagi menjadi Ekasila," kata Dhani.
Ia pun menagih janji para tokoh, termasuk ormas-ormas yang menyatakan akan menggebuh pihak-pihak yang berusaha mengubah Pancasila itu.
Baca Juga: Soal RUU HIP, SBY Beri Peringatan: Hati-hati Berpikir dan Bicara Pancasila
"Nah, sekarang kamu warga negara Indonesia yang nonton video itu, yang katanya kalian berdua mau menggebuk siap saja yang mengganti Pancasila, kapan mau kamu gebuk? Mereka-mereka yang mengusulkan RUU HIP ini, kapan kamu gebuk? Kami sangat menanti kepada semuanya tidak hanya pada Yaqut dan Maruarar. tapi semua ormas-ormas yang katanya Pancasilais yang bersedia berperang jika orang-orang atau kelompok yang mengganti Pancasila," tagih Ahmad Dhani.
Musisi ini kemudian kembali menyebut nama Yaqut Cholil dan Maruarar Sirait agar segera melaksanakan janjinya.
"Saya tunggu karena kami melihat aksi kamu semua menggebuk para elit yang mempunyai ide untuk mengganti Pancasila dengan Ekasila atau dengan Trisila yang nantinya juga bisa menjadi Asusila," pungkas Dhani.
Tak berhenti sampai di situ, dalam video itu kemudian ditambahkan potongan pernyataan mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, yang menyinggung soal bahaya komunisme.
"Sering sekali kita dengar bahaya laten ditertawakan. Tidak ada itu bahaya laten. Kemudian juga komunis, enggak ada lagi, kenapa disebut sebut? Ternyata sekarang muncul. Jadi kita patut curiga juga yang bilang-bilang begitu enggak ada enggak ada, mungkin dia juga yang komunis sekarang," kata Ryamizard.
Tag
Berita Terkait
-
Soal RUU HIP, SBY Beri Peringatan: Hati-hati Berpikir dan Bicara Pancasila
-
Sebut Ada yang Mau Ganti Pancasila Jadi Ekasila, Tengku Zul: Berani Usir?
-
Kata Ahmad Dhani, Anak Mulan Jameela Pernah Dilamar Keluarga Raja
-
Ahmad Dhani Sebenarnya Ingin Jodohkan Dul dengan Anak Mulan Jameela
-
DPR : Perdebatan RUU Haluan Ideologi Pancasila harus Dihentikan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas