Suara.com - Viral di Twitter, inovasi seorang penjual mengemas pesanan pembeli dengan cara antimainstream. Bukan dengan plastik, penjual kali ini memilih memaanfaatkan sabut kelapa.
Aksinya tersebut menjadi perbincangan setela diunggah oleh akun Twitter @PenjahatGunung pada Minggu (21/6/2020).
Terlihat tiga buah foto sabut kelapa yang direkatkan dengan selotip warna cokelat. Sekilas bila dilihat benda itu menyerupai buah kelapa utuh yang ditaruh di meja.
Namun tak disangka setelah dibuka, isinya ternyata barang pesanan pembeli dari sebuah toko online.
Rupanya, penjual online sengaja mengemas barang dagangannya dengan sabut kelapa saat dikirimkan kepada pembeli.
Ia tak mengikuti cara penjual lainnya yang masih memanfaatkan bubble wrap berlapis-lapis supaya aman sampai ke tangan pembeli.
"Beli online: packing bubble wrap XXX packing sabut kelapa VVV," tulis @PenjahatGunung, seperti dikutip Suara.com.
Sontak inovasi pembungkus paket antimainstream ini mengundang atensi warganet untuk berkomentar.
Sebagian besar memberikan pujian kepada penjual karena dinilai menerapkan konsep go green atau ramah lingkungan.
Baca Juga: Gara-gara Paket Durian, Puluhan Petugas Kantor Pos di Jerman Dievakuasi
"Ramah lingkungan, kan bisa dipakai buat bakar-bakar," kata @inijodo***.
"Canggih sekaliiiii," timpal @RiswanPra***.
Sementara warganet yang justru memberikan komentar kocak setelah takjub melihat sabut kelapa dijadikan bungkus paket.
"Bubble wrap dengan kearifan tapi tapi jangan sampe dikasih ke emak,,ntar malah dimasak tu isinya," celetuk @hayy_b***.
"Tak pernah terpikirkan olehku sebelumnya," tulis @veronicaang***.
Adapun warganet lainnya menganggap wajar ide penjual setelah melihat isi paketnya.
"Memang gitu koq, coba bayangin besi di kasih bubble wrap, apa ga ambyar tuh bawaanya," kata @apaan***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?