"Foto Gastroskopi di bawah adalah bentuk segala kebodohan dan kesalahan yang gue alami semua kejelekan dan hal buruk yang gue lakukan dulu," ungkapnya.
"Dokter yang menangani gw marah besar begitu tahu gw sering makan mie instant secara over, telat makan, habis makan tiduran dan sebagainya," imbuh T.
Alhasil, dokter melarang T makan mie instan dan minum minuman bersoda seumur hidup. Pria itu juga tidak boleh makan makanan pedas dan minum kopi instan selama satu tahun.
Selain itu, T juga diminta dokter untuk tidak makan keripik atau chiki minimal setengah tahun, dilarang tiduran sehabis makan dan menyantap makanan atau minuman panas.
"Apa resikonya kalau gua langgar? Dari dokter yang menangani, beliau bilang kalau gue sudah bosan sama hidup gue, boleh diteruskan kebiasaan jelek itu untuk mendapatkan yang namanya kanker kerongkongan atau lambung," ujar T.
Berdasarkan penjelasan dokter itu, anak muda rentan mengalami penyakit semacam itu. Efek kebiasaan buruk makan mie instan berlebihan dan sebagainya yang mereka lakukan saat kos akan muncul 5 sampai 10 tahun mendatang.
T juga mengatakan bahwa stres ikut menjadi pemantik kondisi ini. "Jangan disepelekan kalau stress ya," katanya.
Ia memberi saran, "Di masa rawan Covid-19 ini, kita memang agak takut untuk keluar rumah, tapi tolong jangan dijadikan alasan untuk konsumsi mie instant secara berlebih."
"Mie Instant memang enak, tapi sangat tidak enak ketika lu di vonis tidak boleh makan mie instant selamanya. Lebih baik kita menjaga kesehatan terutama pencernaan, karena ketika organ pencernaan rusak, mereka tidak bisa diganti seperti onderdil kendaraan bermotor," pungkasnya.
Baca Juga: Pernikahan Viral! Mempelai Wanita Minta Mahar Rp 500, Penghulu Terkesima
Cerita T ini telah disukai warganet sekitar 7.200, dibagikan 25 ribu kali dan mendapat sekitar 200 komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist