Suara.com - Seorang pengendara motor di Pekalongan, Jawa Tengah mengalami kecelakaan tunggal ketika melintasi sebuah jalan di kawasan Banyurip, Gang 4. Pengendara tersebut berhasil selamat namun seorang gadis yang membonceng di belakang melesat hingga jatuh dan mencium aspal.
Peristiwa tersebut terjadi lantaran pengendara tersebut gas pol hingga tak melihat ada polisi tidur di jalan yang ia lewati. Akibatnya, si pengendara beserta motornya oleng karena penumpang yang ia bonceng jatuh terjungkal.
Insiden tersebut ternyata terekam oleh kamera CCTV yang berada di pinggir jalan. Video itu lantas diunggah ke media sosial oleh akun Instagram @dramaojol.id.
"Hati-hati bila mengendarai kendaraan melewati perempatan ini, Banyurip Gang 4. Jalan sudah tidak landai lagi karena dengan laju yang agak cepat hingga cepat atau mengebut maka akan ada dorongan tubuh naik ke atas baik itu yang mengendarai atau yang membonceng terutama yang membonceng harus pegangan erat-erat dan ini sangat beresiko terjatuh bagi yang membonceng menghadap kesamping apalagi bila main HP," tulis @dramaojol.id.
Dalam video tersebut, awalnya jalanan terlihat sepi. Kemudian dari arah Selatan muncul sebuah motor astrea yang dikendarai oleh seorang pria dan wanita. Motor tersebut melaju dengan cukup kencang hingga tak sadar terdapat polisi tidur yang cukup tinggi.
Persis setelah melintasi polisi tidur, perempuan yang membonceng di belakang melesat sebelum akhirnya jatuh tersungkur di pinggir jalan. Warga langsung mengerumuni korban yang terjatuh.
Warganet yang menyaksikan video ini saling mengingatkan di kolom komentar. Ternyata jalanan tersebut telah memakan banyak korban lantaran polisi tidurnya tak kelihatan.
"Enak ya bisa loncat gitu," tulis @hahuuuft.
"Menuju tak terbatas dan melampauinya," kata @kiyowou.
Baca Juga: Pengendara Lelaki Memiliki Perilaku Lebih Buruk Saat Mengemudi
"Ngeri kali bakal sakit semua itu punggung semingguan kegampar aspal," kata @hidupuntukmakanterus.
Berita Terkait
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok
-
Siasat Pemudik Motor: Berangkat Malam Lewat Kalimalang Agar Tak Kepanasan dan Tetap Puasa
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!