Suara.com - Pemprov DKI Jakarta telah menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di 32 ruas jalan ibu kota pekan lalu. Terhitung 89 ribu orang menyerbu berbagai lokasi itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan totalnya ada 89.587 orang yang mendatangi 32 lokasi itu. Jumlah orang yang terkumpul ini hanya dalam waktu tiga jam pelaksanaan CFD, yakni pukul 06.00-09.00 WIB.
"Total pengunjung di 32 kawasan itu saya lihat datanya ya total 89.587 di 32 titik," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Tak hanya itu pihaknya juga mencatat jumlah pesepeda lebih banyak dari pada pejalan kaki. Selisih keduanya bahkan mencapai 55.000 orang.
"Pesepedanya adalah 52.353, pejalan kaki 37.234," jelasnya.
Jumlah pengunjung CFD ini, kata Syafrin, paling banyak berada di kawasan Jakarta Timur dengan jumlah 36.916 pengunjung. Dari lima wilayah yang menggelar CFD, pesepeda yang datang berjumlah 15.261 dan pejalan kaki 21.655 orang.
"Memang yang paling banyak itu ada di Jaktim, disitu mereka ada 5 wilayah yang membuka, ada di Jalan Pemuda, di Raden intan, di BKT, di Jalan bina marga," pungkasnya.
Berikut data jumlah pengunjung CFD di lima wilayah kota:
a. Jakarta Pusat:
Pesepeda : 2.772
Pejalan kaki : 2.195
Total : 4.967
Baca Juga: Beras Bantuan Corona untuk Penerima Manfaat di Madiun Kutuan
b. Jakarta Barat:
Pesepeda : 15.119
Pejalan kaki : 2.823
Total : 17.942
c. Jakarta Utara:
Pesepeda : 10.633
Pejalan kaki : 6.062
Total : 16.695
d. Jakarta Timur:
Pesepeda : 15.261
Pejalan kaki : 21.655
Total : 36.916
e. Jakarta Selatan:
Pesepeda : 8.568
Pejalan kaki : 4.499
Total :13.067
Total 32 ruas jalan :
Pesepeda : 52.353
Pejalan kaki : 37.234
Total : 89.587.
Berita Terkait
-
Klaim untuk Edukasi, Banyak Pelanggaran PSBB saat CFD Jakarta di 32 Jalan
-
Sudah Dipisah di 32 Ruas Jalan, Pemprov DKI Akui CFD Masih Buat Keramaian
-
Masih Zona Merah, Pemkot Surabaya Belum Berani Kembali Gelar CFD
-
Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Gelar CFD di 32 Lokasi Baru
-
Pelanggar CFD di Jalan Pemuda Rawamangun Kena Sanksi Pungut Sampah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu