Suara.com - Sejak memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) berangsur-angsur meningkat. Tiap pekan, khususnya Senin, pemakai angkutan berbasis rel ini terus bertambah.
VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan, peningkatan penumpang bertambah seiring dengan dibukanya sektor usaha dan perkantoran di Jakarta.
Ia menyebut pada Senin 29 Juni 2020 jumlah pengguna KRL kembali mencatatkan rekor tertinggi di masa pandemi Covid-19 yaitu 393.498 pengguna.
"Jumlah ini meningkat 10 persen dibanding pada Senin pekan lalu," ujar Anne dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com pada Selasa (30/6/2020).
Ia juga meminta kepada seluruh pengguna KRL untuk disiplin dan bekerja sama mengikuti protokol kesehatan di stasiun dan di dalam kereta. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, hingga menjaga kebersihan.
"PT KCI juga mengajak para pengguna untuk bertenggang rasa kepada sesame pengguna termasuk dengan tertib mengikuti antrean dan penyekatan di stasiun," katanya.
Sebelumnya, Anne Purba mengatakan tiap hari Senin memang selalu menjadi waktu peningkatan penumpang tertinggi tiap pekan. Saat awal PSBB transisi, Senin (8/6/2020) jumlah penumpangnya mencapai 300.029 pengguna.
Lalu pekan depannya, Senin (15/6/2020) jumlahnya kembali meningkat jadi 342.436 pengguna atau terjadi peningkatan sekitar 14 persen. Volume penumpang tersebut merupakan volume tertinggi semenjak diterapkannya PSBB maupun PSBB Transisi.
Setelah mencapai 300 ribu pengguna pada hari Senin pekan awal PSBB, di hari-hari selanjutnya jumlahnya turun menjadi sekitar 280 ribu pengguna per hari. Sementara pekan lalu, dari 340 ribu pengguna di hari Senin, pada hari-hari setelahnya jumlah pengguna turun ke angka 320 ribu pengguna.
Baca Juga: Antrean Penumpang di Stasiun Bogor Kini Bisa Dicek di Aplikasi KRL Access
"PT KCI memprediksi Senin volume pengguna KRL akan kembali naik seiring semakin banyaknya warga yang beraktivitas kembali," ujar Anne dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Minggu (21/6/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah