Suara.com - Ombudsman RI menerima 1.330 pengaduan daring dari masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Paling banyak yang diadukan oleh masyarakat itu ialah soal penyaluran bantuan sosial.
Wakil Ketua Ombudsman RI Lely P. Soebekty mengatakan posko pengaduan secara daring itu dibuka sejak 29 April 2020. Ribuan pengaduan pun disampaikan masyarakat selama posko tersebut dibuka.
"83 persen aduan yang masuk ke posko ini adalah tentang bantuan sosial," kata Lely saat menjelaskan dalam siaran langsung akun YouTube Ombudsman RI, Rabu (1/7/2020).
Selain bantuan sosial, terdapat pula pengaduan yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan, keamanan, pelayanan kesehatan dan transportasi.
Terkait dengan pengaduan bantuan sosial, aduan yang paling tinggi itu soal penyaluran bansos tidak merata dalam segi waktu, masyarakat hingga wilayah sasaran. Setidaknya ada 22,28 persen aduan yang diterima Ombudsman soal itu.
Kemudian 21,38 persen aduan lainnya ialah soal prosedur dan persyaratan untuk menerima bantuan tidak jelas. 20,89 persen aduan juga datang dari masyarakat yang sangat terdampak Covid-19 akan tetapi tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
18,66 persen aduan lainnya terkait dengan masalah masyarakat yang terdaftar tetapi tidak menerima bantuan dan 7,17 persen soal aduan tidak menerima bantuan di tempat tinggal karena KTPnya pendatang.
Berita Terkait
-
Reaktif Corona, Terdakwa Hendrisman Jalani Swab Test di RS Adhyaksa
-
Gugus Tugas Covid Pastikan Pendiri PKS Hilmi Aminudin Wafat karena Corona
-
Sidang Kasus Jiwasraya Ditunda, Terdakwa Hendrisman Rahim Reaktif Corona
-
Penumpang Pesawat Satu Kali Tes Corona, ORI: Pemerintah Harus Transparan
-
Sering Dianggap Berbahaya, Apa Itu Super Spreader dalam Virus Corona?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo