Suara.com - Kecelakaan mobil terjadi di tanjakan KM 2 Ngabang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mobil baru yang dikemudikan Hilaria, warga Kembayan Kabupaten Sanggau itu, tiba-tiba mengalami mati mesin lalu mundur dan terjun ke jurang.
Menurut warga sekitar, Marsiana, terdengar suara yang cukup keras saat kecelakaan mobil terjadi. Awalnya ia mengira ada pohon yang tumbang di lokasi kecelakaan.
"Saya kira pohon yang jatuh, soalnya mobilnya dalam keadaan mati saat jatuh," ujarnya dilansir daru Suara Kalbar—jaringan Suara.com-Kamis (2/7/2020).
Mendengar suara ngemuruh, Marsiana langsung melihat ke TKP. Dia terkejut karena melihat sebuah mobil berwarna merah sudah berada di bawah jurang.
Marsiana lantas berteriak meminta pertolongan warga di sekitar untuk menolong korban kecelakaan.
Menurut Marsiana, ini merupakan keempat kalinya mobil jatuh di jurang tersebut.
"Di sini sudah sering kecelakaan, ini sudah yang ke-4 mobil jatuh di sini," ungkapnya.
Sementara itu, Hilaria mengatakan, mobil barunya itu tiba-tiba mengalami mati mesin di atas tanjakan KM 2 Ngabang.
Baca Juga: Terjerat Senar Layangan, Leher Pemotor Asal Sintang Kalbar Luka Cukup Parah
Karena panik, Hilaria lupa menginjak rem dan mobil termundur ke arah jurang.
"Saat panik, jadi nggak ingat mau injak rem," katanya.
Hilaria mengaku sedang dalam perjalanan dari Kembayan dan berencana mampir di Ngabang untuk mengantar barang di jalan jalur 2, Ngabang.
Beruntung pengendara mobil ini menggunakan sabuk pengaman, sehingga nyawanya selamat tanpa terluka.
Berita Terkait
-
2,7 Juta Rokok Ilegal Digulung Bea Cukai Kalbar dari Gudang Ekspedisi Prajurit Laut
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi