Suara.com - Video penipuan ATM viral di media sosial. Video tersebut berisi aksi penipu di ATM yang terekam kamera CCTV.
Video aksi penipu di ATM ini salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @energisolo, Sabtu (4/7/2020).
Dalam video yang beredar, tampak seorang wanita sedang berdiri di depan mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM.
Wanita itu adalah korban. Sementara pria yang memakai baju oranye adalah pelaku penipuan.
"Ini adalah modus penipuan baru. Jadi tolong berhati-hati kalau di ATM jangan percaya sama orang yang tidak dikenal," tutur petugas yang membuka rekaman CCTV.
Aksi penipuan ini terjadi pada Rabu, 1 Juli 2020 sebagaimana tertera dalam rekaman CCTV tersebut. Namun tidak dijelaskan lokasi kejadian tersebut.
Pelaku mulai melancarkan aksinya setelah wanita tersebut memasukkan kartu ATM dan menekan angka PIN. Ia tiba-tiba berkata kepada si wanita kalau mesin itu rusak.
"Bapak penjahat baju oranye ini berpura-pura mau membantu, memberitahukan kalau mesin ini rusak," jelas petugas.
Ia melanjutkan, "Kartu dimasukkan oleh ibu itu. Begitu selesai memasukkan PIN, bapak ini memantau. Lalu berkata: Jangan! Jangan!"
Baca Juga: 8 Pedagang Viral Gegara Mirip Artis, dari Mirip Syahrini sampai Ahmad Dhani
Kemudian tangan pelaku memencet penarikan cepat sebesar Rp 1 juta dari layar. Pria itu juga memaksa korban untuk segera meninggalkan mesin ATM.
"Agar duitnya enggak keluar, dia menekan-nekan tombol agar agak tertahan. Karena kalau dia tidak menekan-nekan seperti itu bisa jadi duitnya keluar ibu ini masih di situ," kata petugas.
Begitu korban agak menjauh, pelaku menutupi mesin ATM. Saat uang Rp 1 juta keluar dari mesin, si pria langsung mengambil dan memasukkan ke saku belakang celana.
"Begitu ibu itu pergi, di menutup. Itu duit sudah keluar. Dia terus berusaha mengalihkan perhatian ibu ini lalu tangannya mengambil dan memasukkan (uang) ke dalam kantong belakang sebelah kanan," ucap petugas.
Korban kembali ke mesin ATM dan melihat saldo rekeningnya berkurang. Dia pun curiga si pria mengambil uang miliknya.
"Dia (korban) bertanya 'Bapak ambil uang saya'. Katanya 'Tidak'. Pelaku ngotot bahwa tidak mengambil padahal di rekaman CCTV dia mengambil," ujar petugas.
Berita Terkait
-
EZVIZ Pamer Ekosistem Smart Home AI, Smart Lock Face Recognition Jadi Sorotan
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau