Suara.com - Kali ini kami akan membahas tentang cara memilih sepeda sesuai tinggi badan. Mari kita simak bersama!
Ya, bersepeda bisa jadi olahraga yang menyenangkan, apalagi di tengah maraknya tren sepeda seperti sekarang. Selain bisa menjadi sarana untuk mengenal kawan-kawan baru, tubuh juga bisa makin sehat, dan tetap up to date dengan tren masa kini.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai olahraga ini. Sekilas, bersepeda memang terlihat mudah, kita hanya perlu mencari sepeda yang ideal, lalu apabila sudah ketemu, kita tinggal berangkat gowes.
Tapi, tahukah Anda jika mencari ukuran sepeda yang ideal tak boleh asal-asalan?
Ukuran sepeda yang tidak pas dengan ukuran tubuh kita bisa menyebabkan berbagai masalah seperti pegal-pegal, pusing, dan perasaan tidak nyaman. Alih-alih menjadi sehat, tubuh kita malah bisa jadi sarang penyakit.
Berdasarkan situs bicycle-guider.com, ada cara khusus untuk mengukur ukuran sepeda yang ideal untuk kita. Caranya bisa dengan menghitung tinggi badan, berat badan, panjang kaki, hingga panjang lengan. Simak tips cara mengukur ukuran sepeda yang pas berikut ini:
Cara Mengukur Ukuran Sepeda yang Sesuai dengan Tinggi Badan
1. Dengan tanpa alas kaki, berdirilah dengan merentangkan kaki kanan dan kiri dengan jarak 15-20 cm. Ukur ketinggian jarak dari tanah hingga selangkangan (leg inseam).
2. Pastikan jenis sepeda yang akan dibeli: sepeda gunung, city bike, atau sepeda jalanan.
Baca Juga: Sedang Tren, Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?
3. Jika sudah yakin memilih, gunakan rumus ini untuk mengukur ukuran sepeda yang ideal:
- City Bike - Leg inseam (cm) x 0,685= Ukuran sepeda ideal
- Sepeda Gunung - Leg inseam (cm) x 0,66= Ukuran sepeda ideal
- Road Bike - Leg inseam (cm) x 0,70= Ukuran sepeda ideal
4. Atau bisa juga dengan mengecek tabel yang ada di tautan berikut ini.
Jika sudah mendapatkan ukuran sepeda yang ideal, Anda tinggal memesan atau menanyakannya pada penjual sepeda langganan Anda. Pastikan ukuran sepeda sudah pas dengan ukuran tubuh demi kenyamanan jangka panjang. Jangan karena ingin mengikuti tren, jadi mengesampingkan keselamatan diri. Selamat gowes!
Berita Terkait
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
-
5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf