Suara.com - Sebanyak tujuh daerah dari total 24 kabupaten kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan masih menyandang status zona merah dengan tingkat resiko tinggi penyebaran coronavirus disease (COVID-19), sisanya berstatus orange, kuning, dan hijau.
Berdasarkan data tim Pakar Gugus Tugas Pemprov Sulsel, wilayah kabupaten kota yang berstatus zona merah ada tujuh daerah masing-masing Kota Makassar, Kota Pare-pare, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Timur.
"Untuk pasien positif di kabupaten kota sudah ditarik ke Makassar. Jadi tidak ada (pasien positif) kecuali di Luwu Timur. Karena disana ada PT Vale, ada Rumah Sakit Awal Bros, mereka sudah siapkan tempat isolasi," ucap Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, usai pencanangan gerakan bersama percepatan penanganan COVID-19 di tribun lapangan Karebosi Makassar, Senin (.
Selanjutnya, zona kuning berada di empat daerah, yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, menyusul Kabupaten Bone, kemudian Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Luwu Utara.
Sedangkan daerah yang berstatus zona oranye berada di enam daerah yakni Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kabupaten Luwu, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Sinjai.
Sementara baru enam wilayah kabupaten kota yang telah masuk ke zona hijau yakni, Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Wajo.
"Kita bisa lihat dari beberapa daerah, kita klasifikasi mana yang sudah masuk zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan merah. Sekarang ini Makassar masih masuk zona merah," sebut dia.
Menurut Nurdin, gerakan percepatan penanganan ini lahir dari gerakan bersama-sama untuk mencegah penularan virus corona, apalagi Kota Makassar masuk zona merah, sehingga diperlukan perhatian khusus.
"Makassar wilayah kecil, beda kabupaten wilayahnya luas. Kegiatan ini kita apresiasi, tapi kita malu, TNI-Polri sudah bekerja maksimal, masa aparat aparat pemerintah daerah tidak bisa bersinergi melawan covid," papar dia.
Baca Juga: Putri Sukmawati, Dokter Anak Meninggal karena Virus Corona Diberi Hormat
Mantan Bupati Kabupaten Bantaeng dua priode ini juga sudah mengingatkan seluruh struktur pemerintahan harus bekerja secara maksimal mulai tingkat wali kota, camat, lurah, RT dan RW. Bahkan didukung tokoh agama, tokoh masyakat, tokoh pendidikan, tokoh perempuan dan tokoh pemuda serta organisasi lainnya.
Bahkan, ia telah menyiapkan hadiah menarik bagi setiap RT maupun RW yang berhasil keluar dari zona merah. Hal ini dilakukan untuk mendorong warga bersama-sama ikut berperan keluar dari pandemi dengan keadaan selamat.
"Zona Merah ini Makassar, Gowa, Maros, Luwu Timur, Bulukumba dan lainnya.
Saya kira itu tidak sulit (penanganannya) selama dikomunikasikan. Relawan kita cukup banyak, cuman memang yang kita lihat banyak masyarakat kurang transparan saat memeriksakan diri," ungkapnya.
Gubernur kembali menegaskan berulang kali dengan menyampaikan, bila masalah penyebaran COVID-19 di Kota Makassar bisa dikendalikan, maka daerah lain akan ikut, sehingga pandemi ini terselesaikan.
"Ini sudah berkali-kali saya disampaikan, kalau Makassar selesai, maka 80 persen kasus positif covid di Sulsel selesai. Kemarin dikumpulkan bupati, wali kota, keluhan satu Makassar. Memang banyak warga kita tidak sadar, saat kembali ke daerahnya dari Makassar, dia ternyata OTG (orang Tanpa Gejala)," tegas Nurdin.
Berita Terkait
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya
-
Genjot Produksi Beras, Sulsel Distribusikan 2.300 Ton Benih Padi Gratis
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris