Suara.com - Gempa berkekuatan 5,0 SR baru saja mengguncang Banten pukul 12.17 WIB, Selasa (7/7). Terletak di cincin api pasifik, Indonesia memang jadi negara yang sering mengalami gempa dan letusan gunung berapi aktif.
Tak hanya itu, Indonesia juga terletak di pertemuan tiga lempeng bumi sekaligus. Lempeng tersebut ialah lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Saat lempeng bumi bergeser, gempa bumi bisa terjadi. Namun ketika lempeng bertabrakan, tsunami yang akan terjadi. Seperti yang terjadi di Aceh 16 tahun silam.
Meskipun banyak negara yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tidak ada tempat yang aman dari gempa bumi, 5 negara ini justru punya risiko yang rendah dari gempa. Berikut Suara.com rangkum lima negara dengan risiko gempa terendah, melansir dari worldatlas.com!
1. Qatar
Dataran yang terdiri dari gurun pasir ini disebut sebagai negara dengan risiko gempa paling rendah. Ternyata tak hanya gempa, tapi juga bencana alam lainnya.
Negara yang hanya sebesar 160 km dan lebih kecil dari negara bagian Connecticut di Amerika Serikat ini jauh dari garis patahan utama dan juga gunung berapi, sehingga aman dari aktivitas seismik.
2. Malta
Malta terletak di tengah-tengah Laut Tengah dan terdiri dari lima pulau, tiga di antaranya berpenghuni, yaitu Malta, Gozo dan Comino.
Pulau Malta terletak di bagian teraman dari lempeng Afrika. Dalam 500 tahun terakhir, Malta baru mengalami sedikitnya tujuh gempa. Kerusakan dan korban yang terhitung sedikit juga menjadikan Malta sebagai negara yang memiliki risiko gempa rendah.
Baca Juga: Jawa Tengah Diguncang Ratusan Gempa Bumi
3. Arab Saudi
Berdekatan dengan Qatar, Arab Saudi juga memiliki risiko gempa rendah. Hal ini dikarenakan geografisnya yang mirip dengan Qatar.
Dalam 10 tahun terakhir, tidak ada gempa bumi besar ataupun tanah longsor terjadi di Arab Saudi.
4. Barbados
Barbados adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di perbatasan Laut Karibia dan Samudra Atlantik. Merangkum satu dari gugusan pulau-pulau Antilles Kecil, Barbados terletak di bagian timur gugusan tersebut.
Gempa dan tanah longsor memang terjadi di Barbados, tetapi bisa dibilang tidak sering dan tidak dianggap berbahaya dibanding Pulau Leeward.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal