Suara.com - Pendaki ilegal ditemukan tewas setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/7/2020) pukul 11.45 Wita. Korban diketahui bernama Sahli (36), seorang warga Desa Tampak Siring, Kabupaten Lombok Tengah.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Dedy Asriady, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa seorang warga yang melakukan pendakian gunung secara ilegal.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dekat sungai Kokok Putih. Jenazah korban sudah diterima pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka hari ini," kata Dedy ketika dihubungi di Mataram, Selasa (7/7/2020).
Informasi yang diperoleh BTNGR, korban melakukan pendakian secara ilegal bersama 14 orang rekannya. Seluruhnya merupakan warga Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.
Rombongan warga itu melakukan pendakian dari Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Sabtu (4/7), sekitar pukul 07.00 Wita. Mereka kemudian bermalam di Goa Susu.
Belasan warga itu melanjutkan perjalanan menuju Danau Segara Anak pada Ahad (5/7), sekitar pukul 07.00 Wita dan bermalam di kawasan tersebut.
Mereka kemudian turun gunung pada Senin (6/7), sekitar pukul 08.00 Wita. Rombongan warga tersebut sempat beristirahat di daerah Banyu Urip, sekitar pukul 10.30 Wita.
Setelah beberapa menit melepas lelah, mereka melanjutkan perjalanan turun gunung.
Ketika melalui medan yang berjurang, Sahli tiba-tiba terperosok ke dalam jurang. Sebanyak 14 orang rekannya mencoba melakukan pencarian, namun korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di posisi Tanah Sinjong, sekitar pukul 11.45 Wita.
Baca Juga: Selaksa Keindahan Air Terjun Tiu Kelep, Pesona Alam di Kaki Rinjani
Sebagian rekan korban turun ke Desa Torean untuk meminta bantuan. Kemudian, sebanyak 10 orang warga Desa Torean berangkat naik gunung untuk membantu proses evakuasi mayat korban menggunakan tandu terbuat dari sebatang kayu.
Jenazah korban tiba di Desa Torean pada Selasa ini, pukul 14.15 Wita. Jenazah langsung diterima oleh Kepala Desa Tampak Siring untuk kemudian dibawa pulang ke rumah duka.
Dedy mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pendakian Gunung Rinjani secara ilegal.
Untuk diketahui, hingga saat ini seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani masih ditutup untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. Pihaknya hanya membolehkan aktivitas wisata non pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mulai 7 Juli 2020. (Antara)
Berita Terkait
-
Horeee! Gunung Rinjani Dibuka Kembali Pasca Pembatasan Corona
-
Rindu Mendaki? Main Outdoor Ajak Kamu Virtual Tour ke 4 Gunung di Indonesia
-
Dua Mahasiswa Unram Tewas di Pemandian Air Panas Gunung Rinjani
-
Naik Gunung Rinjani, Dion Wiyoko Sempat Kehabisan Air Minum
-
Dua Hari Terbakar, 6.055 Hektare Hutan Gunung Rinjani Hangus
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi