Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengatakan pihaknya tidak hanya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pimpinan KPK. Setelah RDP yang berlangsung tertutup selesai, wakil rakyat yang hadir ke Gedung KPK juga melakukan kunjungan ke rumah tahanan cabang K-4.
"Kami ingin lihat Gedung KPK yang baru saja jadi, sebagian besar anggota komisi III juga baru periode sekarang ingin tahu seperti apa KPK hanya lewat di depan saja. Bentuk sel seperti apa sehingga kita sebagai komisi III perlu melihat fasilitas yang ada di KPK," kata Herman usai RDP secara tertutup di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020).
Herman menuturkan, ketika melihat kondisi kamar tahanan di rutan K-4 pihaknya tidak bertemu secara langsung dengan para tahanan. Namun ia memnbantah peninjauannya tersebut karena ada kepentingan.
"Kami turun ke ruang tahanan perlu diingat, kami tidak bertemu dengan tahanan. Tidak ada kepentingan bertemu dengan tahanan," tegas Herman.
Menurutnya, kunjungan Komisi III hanya untuk melihat sejumlah fasilitas milik KPK dan juga sebagai fungsi pengawasan. Ini dikarenakan anggaran yang dikeluarkan KPK, atas persetujuan komisi III DPR.
"Karena waktu membuat fasilitas itu anggaran kami yang setujui. Dalam fungsi itu kami juga mau melihat hasilnya semacam apa," ucap Herman.
"Kami hanya lihat prosedurnya untuk masuk ke ruang tahanan KPK itu baik pengunjung maupun tahanan itu sendiri prosedurnya seperti apa," Herman menambahkan.
Berita Terkait
-
Pimpinan DPR: RDP Komisi III di Gedung KPK Tidak Langgar Tatib
-
RDP Tertutup, DPR Cecar KPK soal Izin Sadap hingga Kasus Publik yang Mandek
-
Gelar RDP Tertutup Bareng DPR, ICW: KPK Kini Semakin Tunduk pada Kekuasaan
-
RDP di Gedung KPK, ICW: Memperlihatkan KPK Tunduk Pada Pemerintah dan DPR
-
DPR Gelar RDP Tertutup di KPK: Sensitif, Khawatir Disalahartikan di Luar
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China