"Sampai saat hari ini sepengetahuan saya, kita masih belum menemukan suatu aturan yang bisa diterampan sehingga menjadi solusi bersama," kata Puan mengakui.
Lebih lanjut, Puan pun mengomentari soal video kemarahan Presiden Jokowi yang dinilainya wajar.
"Saya bisa memahami kalau presiden bisa jadi seperti itu karena beliau memang memiliki beban yang cukup berat. Harapannya kan kabinetnya itu bisa menemukan solusi di situasi yang enggak normal seperti ini, dan itu tidak mudah," kata Puan.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI ini mengakui jika menteri-menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo masih belum memiliki kerja tim yang kompak.
"Kalau boleh jujur saya katakan teamwork belum berjalan seperti yang diharapkan oleh Presiden," ungkap Puan.
Ia lantas mengaitkannya dengan beberapa keputusan menteri yang membuat masyarakat bingung. Menurut Puan, kebingungan msayarakat atas pernyataan menteri itu disebabkan karena tidak adanya disiplin bicara.
"Kadang kala banyak wacana yang sebelumnya belum tentu akan dilakukan tapi sudah keluar. ini soal disiplin bicara ya. Untuk tidak menyampaikan hal yang belum menjadi keputusan," kata Puan memungkasi.
Berita Terkait
-
Update Covid-19 Global: Sempat Turun, Kini Angka Infeksi Kembali Naik Tajam
-
Lesi Mirip Cacar Air Bisa Jadi Tanda Virus Corona, ini Penjelasan Ahli!
-
Kemenkes Buat Tarif Atas Rapid Test, 2 Ribu Anak Alami Kekerasan Seksual
-
Komisi III DPR Minta KPK Segera Tangkap Buronan Djoko Tjandra
-
Usai Rapat Tertutup dengan Pimpinan KPK, Komisi III DPR Tinjau Rutan K-4
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN