Suara.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan belum ada larangan bagi masyarakat yang hendak pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idul Adha Tahun 2020.
Meski deblum ada larangan, Muhadjir mengatakan pengawasan tetap akan diterapkan menjelang perayaan yang jatuh pada akhir Juli 2020.
Muhadjir menganggap tidak ada tradisi khusus bagi masyarakat pulang kampung pada Hari Raya Idul Adha. Karena biasanya tradisi pulang kampung itu hanya akan terjadi ketika ada perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dengan begitu pemerintah belum memutuskan untuk melarang masyarakat pulang kampung.
"Tidak ada larangan, tetapi pasti akan kita awasi dengan ketat. Sementara belum ada (larangan)," kata Muhadjir saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2020).
Meski begitu, pihaknya akan mencoba untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait pengawasan arus mudik dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.
"Nanti akan kita koordinasikan dengan Menhub. Itu domainnya Menhub," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Pemuda Sumenep Nekat Curi Capi, Hasilnya Buat Beli Baju
-
3 Tips Memilih Hewan Kurban untuk Merayakan Idul Adha 2020
-
Syarat Berkurban yang Sah saat Idul Adha
-
Gombloh, Sapi Rp 87 Juta Kurban Idul Adha 2020 Presiden Jokowi
-
Syarat Salat Idul Adha saat Pandemi, dan Panduan Menyembelih Hewan Kurban
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen