Suara.com - Seorang bocah di India menghabiskan uang sang ibu hingga ratusanjuta untuk membeli item di game online Free Fire.
Menyadur Gulf News, Selasa (14/7/2020), dari keterangan polisi, seorang bocah lelaki berusia 13 tahun dari kota Amalapuram kecanduan game online dan menghabiskan ratusan juta dari dua rekening bank ibunya.
Razia Sultana, sang ibu, terkejut mengetahui transaksi senilai 556.000 rupee (Rp 107,4 juta) dari dua rekeningnya ketika ia akan menarik sejumlah uang dari mesin ATM.
Mengetahui hal tersebut, Sultana segera melapor ke polisi setempat. Selama penyelidikan, polisi menemukan bahwa uang tersebut dihabiskan oleh putranya sendiri.
"Transaksi itu terungkap ketika kami memverifikasi ponsel anak laki-laki itu," ujar wakil inspektur polisi Yesu Babu. Karena bocah itu masih di bawah umur, polisi tidak mengungkapkan identitasnya.
"Bocah itu menghabiskan uangnya selama 20 hari sejak dia ketagihan (game online)," terang Suresh Babu, inspektur polisi setempat.
Petugas kepolisian juga mengungkapkan bahwa sang bocah memiliki semua data yang diperlukan untuk mengakses rekening bank sang ibu.
Polisi juga menyelidiki bagaimana bocah itu dapat mengakses game online yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang berusia di atas 18 tahun.
"Orang tua itu gagal memantau kegiatan anaknya yang mengarah ke penyimpangan ini." kata inspektur Suresh Babu.
Baca Juga: Berkat Main Mobile Legends, Gamer Ini Sukses Bangun Rumah Idaman
Ibu dan ayah bocah tersebut sangat terkejut atas insiden ini, terlebih dalam situasi pandemi dan ayahnya yang bekerja di Kuwait berencana akan pulang dengan uang tersebut.
"Saya tidak tahu bagaimana kami akan mengembalikan uang tersebut. Suami saya juga sangat terkejut atas insiden ini," kata Razia Sultana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji