Suara.com - Seorang pengusaha dari negara bagian Odisha, India, tidak mau ketinggalan pakai masker dari bahan emas, namun kali ini dengan model masker N95.
Menyadur Gulf News, Alok Mohanty merogoh kocek hingga 3,5 lakh rupee (sekitar Rp 69 juta) untuk membuat masker dengan model N95 dari emas.
Warga Cuttack, Mohanty, tersebut mendapat inspirasi dari tren masker mewah yang banyak beredar di India. Melihat fenomena tersebut, ia memutuskan untuk menghubungi perancang perhiasan setempat untuk membuat masker emas dengan desain pilihannya.
Dari foto-foto Mohanty yang dibagikan di media sosial Twitter, kecintaannya pada emas terlihat jelas. Menggunakan masker, kalung emas chunky yang serasi, dan cincin bertatahkan batu permata.
"Saya sudah memakai emas selama 30-40 tahun. Memakai emas adalah hobi saya. Setelah melihat orang-orang memakai masker emas, saya langsung meminta toko perhiasan saya untuk merancang satu untuk saya," katanya seperti dikutip dari Gulf News.
Masker emas Mohanty ini dibuat dengan bentuk masker N95 dengan jaring emas tebal yang dijahit di atasnya.
"Masker jaring-jaring emas ini membutuhkan 22 hari untuk membuatnya, biayanya sekitar 3,5 lakh rupee (sekitar Rp 69 juta). Sekitar 90-100 gram emas digunakan untuk membuat masker," tambah Mohanty.
Melihat masker emas Mohanty, warganet langsung beramai-ramai membanjiru kolom komentar dan membahas tren mengenakan masker mewah di India.
Akun @narain41 menuliskan: "Di masa depan, status kekayaan seseorang akan diketahui oleh masker yang dia kenakan, bukan oleh kualitas pakaian. #COVID-19"
Baca Juga: Demam Sepeda Melanda Publik India Selama Pandemi Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran