Suara.com - Peristiwa mengenaskan menimpa seekor kucing berwarna oranye. Kucing tersebut dibakar hidup-hidup oleh oknum tak bertanggungjawab yang belum diketahui identitasnya.
Insiden itu berhasil diketahui oleh banyak orang lantaran direkam oleh oknum pelaku. Video rekaman peristiwa kemudian diunggah oleh akun Facebook bernama @Awan Kimton pada Sabtu (18/7/2020).
"Iblis dajjal laknatullah semoga pelaku segera kena azab," tulis @Awan Kimton via Facebook.
Dalam video tersebut, kucing berwarna oranye itu awalnya duduk di atas rerumputan. Kondisi badannya sudah basah diduga karena diguyur oleh bensin. Tak lama kemudian, pelaku menyalakan korek api ke arah badan kucing.
Seketika api menjalar ke seluruh tubuh kucing. Sontak, kucing malang itu pun berlari untuk mencari pertolongan. Namun, karena tak ada yang menolongnya, kucing tersebut akhirnya tewas terpanggang api.
Sementara itu, pelaku tak merasa bersalah sedikitpun. Ia justru merekam adegan demi adegan menggunakan kamera ponselnya. Kejadian ini pun memantik amarah warganet yang menyaksikan melalui video.
Hingga saat ini, unggahan video @Awan Kimton telah dibagikan seribu kali dan telah mendapat 768 komentar. Warganet pun berdoa agar pelaku segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal.
"Ya Allah, nggak kuat aku lihatin. Aku juga punya kucing di rumah. Sayangku seperti sayangku sama anakku sendiri. Tidur pun di tempat tidur sama aku. Semoga kena karmamu ya Allah. Apa salah si kucing itu. Moga kena karma instan. Amin, ya Allah," tulis @Melly Chandra.
"Anj*ng, manusia nggak punya otak semoga lo dihantui sama kucing-kucing dicakar-cakar muka lo sama kucing. Kalau di daerah gue lo ketahuan bakar kucing, mungkin udah abis lo dibakar hidup-hidup di sini," tulis @Juleha Juleha.
Baca Juga: Kucingnya Tak Mau Beralih, Rapat Online Parlemen Inggris Pecah
"Astaghfirullah, itu adalah salah satu binatang peliharaan Rasulullah. Semoga memberikan balasan yang setimpal, tidak tega melihatnya, sampai nangis ya Allah," tulis @Saiful Moenir.
Berita Terkait
-
Kucingnya Tak Mau Beralih, Rapat Online Parlemen Inggris Pecah
-
Bocah 10 Tahun Ajak Adik Balita Jualan Klepon, Bikin Warganet Menangis
-
Viral Polisi Berpesan ke Pesepeda Langgar Aturan: Kamu Sehat Kita Jantungan
-
Beredar Video Pria Berseragam Loreng Ngamuk di Kantor Polisi
-
Viral Video Calon Menantu Mirip Calon Mertua, Warganet: Mamanya Versi Muda
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan