Suara.com - Sebuah penembakan terjadi di kawasan tersibuk Washington, Columbia Heights di Northwest Washington pada Minggu (19/07/2020) sore. Satu orang tewas akibat insiden ini dan 8 lainnya luka-luka.
Menyadur Washington Post, polisi sedang mendalami kasus dan mencari tiga orang yang diduga terkait dengan aksi ini. Menurut Kepala Polisi Peter Newsham, dua diantaranya membawa senjata panjang dan satu dengan pistol.
"Ini adalah jenis kegiatan mengagetkan di blok yang sangat, sangat sibuk. Saya yakin ini menakutkan bagi warga. Saya tidak tahu apa yang dipikirkan orang," kata Newsham, yang bergabung dengan Walikota DC Muriel E. Bowser di lokasi kejadian.
Newsham mengatakan, pelaku nekat membelah keramaian di blok yang padat dan memulai aksinya hingga 9 orang tertembak. 8 orang adalah pria dan satu sisanya wanita.
Satu orang tewas setelah dilarikan ke rumah sakit sedangkan 8 lainnya mengalami luka serius hingga ringan.
Newsham menduga, aksi penembakan ini berawal dari perselisihan kru dan pihaknya mengaku hapal dengan beberapa pemain yang terlibat.
Sementara itu, Wali Kota Washington DC, Muriel E Bowser mengataka pihaknya terkejut dengan penembakan itu, terlebih terjadi dia kawasan yang sibuk dan padat dengan toko, restoran dan pemukiman warga.
"Semua orang pastinya marah karena serangan itu dapat terjadi di area komersial pada hari ini," kata Bowser.
Menurut situs web kepolisian DC, penembakan ini adalah yang pertama dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya ada 103 kasus pembunuhan di kota itu dalam kurun waktu enam bulan.
Baca Juga: Washington DC dan New York Masuki Fase Kedua Pembukaan Kegiatan Ekonomi
Newsham mengatakan sekitar 90 % diantaranya adalah korban aksi penembakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam