Suara.com - Polisi menangkap 15 orang terkait narkoba di Medan, Sumatera Utara. Dua di antaranya tewas ditembak. Sementara sebanyak 55 kg sabu disita sebagai barang bukti.
“Untuk total tersangka ada 15 orang. Di mana dua di antaranya terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak) karena mengancam keselamatan petugas,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin di RS Bhayangkara, Medan, Senin (20/7/2020) sore.
Dilansir dari Kabarmedan.com (jaringan Suara.com), Martuani mengungkapkan, sindikat narkoba yang ditangkap merupakan jaringan baru dengan pemesan berasal dari Surabaya.
Selama ini, kata dia, jaringan yang dikenal adalah Aceh-Medan-Pekanbaru, Aceh-Medan-Jakarta.
“Jadi hari ini ada juga jaringan baru yang kita bisa ungkap. Ada dari Surabaya yang akan mengambil barangnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, barang bukti 55 kg sabu diamankan dari beberapa TKP, yaitu Polsek Patumbak 11 kg sabu, Polsek Sunggal 3 kg sabu dan Polsek Kutalimbaru 1 kg sabu.
“Untuk jaringan Medan-Aceh-Surabaya ini dengan barang bukti 40 kg sabu diungkap Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru,” katanya menjelaskan.
Selain barang bukti 55 kg sabu, petugas juga menyita 6 unit mobil, 5 unit motor, dan 27 unit HP.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114, 112, 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
Baca Juga: 2 Polisi Dianiaya di Medan, Berawal dari Isi Pesan WA Perempuan Misterius
“Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup penjara dan 20 tahun penjara,” katanya.
Berita Terkait
-
2 Polisi Dianiaya di Medan, Berawal dari Isi Pesan WA Perempuan Misterius
-
Detik-detik 2 Polisi Luka Parah Dianiaya Puluhan Orang di Medan
-
2 Polisi Medan Luka Parah Dikeroyok Saat Berada di Tempat Hiburan Malam
-
2 Polisi Dianiaya di Medan: 17 Orang Ditangkap, 7 Positif Narkoba
-
Dua Polisi Luka Parah, Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Anggota DPRD
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!