Suara.com - Kuba menjadi salah satu negara yang dianggap berhasil menangani virus corona bahkan ketika benua Amerika menjadi episentrum. Lantas apa rahasianya?
Menyadur Hops.id -jaringan Suara.com- keberhasilan Kuba lawan Covid-19 patut menjadi menjadi contoh, sebab baru beberapa negara yang sukses melawan virus corona, bahkan sekelas Amerika Serikat pun kewalahan.
Selama dua bulan terakhir, jumlah kasus positif Covid-19 di Kuba mengalami penurunan dengan jumlah kasus sejauh ini sebanyak 2.446 kasus dan 87 kematian, menurut data Worldometer.
Laporan The Guardian menyebutkan, salah satu faktor keberhasilan Kuba ialah, adanya dukungan dari para tenaga medis yang dikerahkan dan terjun langsung ke lapangan. Sistem kerja yang diterapkan dengan mewawancarai langsung warga mengenai keluhan yang mereka rasakan.
Liz Caballero, salah satu dokter di distrik Vedado, Havana, penanganan semacam ini merupakan implementasi pembelajaran dari penanganan kasus demam berdarah yang pernah menjangkit Kuba.
"Tidak jarang bagi kami untuk pergi dari pintu ke pintu seperti ini, kami pernah melakukannya di masa lalu ketika kami mengalami wabah demam berdarah, ujarnya.
Selain itu, profesor pemerintahan di Universitas Amerika, Washington DC, William Leogrande mengklaim bahwa strategi dan sistem kesehatan di Kuba sangat cocok dalam mengatasi penyebaran virus Corona. Terlebih, warga negara kuba dikenal memiliki solidaritas tinggi.
"Seluruh organisasi sistem perawatan kesehatan mereka harus berhubungan erat dengan populasi, mengidentifikasi masalah kesehatan, dan segera mengatasinya saat itu juga," ujar Prof William.
"Kami tahu secara ilmiah bahwa identifikasi cepat kasus, pelacakan kontak dan karantina adalah satu-satunya cara untuk menekan virus tanpa adanya vaksin, dan karena dimulai dengan pencegahan, sistem kesehatan Kuba sangat cocok untuk melaksanakan strategi itu," tambahnya.
Baca Juga: Pernyataan Soal Covid-19 Dikecam, Anji Ingin Terus Bersuara Seperti Bono
Rahasia Kuba Melawan Covid-19
Salah satu aspek yang memengaruhi keberhasilan Kuba menangani pandemi adalah banyaknya tenaga medis. Kuba memiliki rasio dokter per pasien tertinggi di dunia.
Negara yang pernah dipimpin Fidel Castro ini, juga menjadi negara dengan tingkat belanja kesehatan tertinggi dari proporsi PDB-nya dibanding negara-negara lain.
Pihak kepolisian Kuba juga ikut membantu dengan memberlakukan peraturan tegas. Masyarakat diwajibkan menggunakan masker di tempat umum dan akan dikenakan sanksi berupa denda dan penjara jika melanggarnya.
Pemerintah Kuba juga memberlakukan kewajiban bagi 28.000 mahasiswa kedokteran asal Kuba untuk membantu tenaga medis setempat. Apabila mereka menolak, maka mereka tidak dapat lulus sebagai mahasiswa kedokteran.
Tenaga Medis Kuba Melimpah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto