Disadur dari Theculturetrip, Kuba mampu menyediakan satu dokter untuk setiap 150 warga negara, rasio ini mampu melampaui banyak negara maju. Berdasarkan data di tahun 2015, terdapat 37.000 tenaga medis Kuba yang bekerja di 77 negara di seluruh dunia dan mampu menghasilkan miliaran dolar AS per tahun untuk pemerintah.
Ratusan tenaga kesehatan Kuba telah dikirim untuk membantu pekerja medis di beberapa negar seperti Italia, Venezuela, Nikaragua, Suriname, Jamaika dan Grenada.
Disadur dari CNN, Kuba sejak lama dikenal sebagai negara yang sering mengirim tenaga medisnya untuk membantu negara-negara lain, baik secara sukarela atau dengan bayaran. Pekerja medis yang dikirim untuk membantu di negara lain, biasanya menerima 20 persen dari total gaji yang dibayarkan sebagai bentuk bantuan. Namun, nominal itu masih jauh lebih besar daripada gaji dokter di Kuba sekitar 60 dolar AS per bulan.
Dengan memberlakukan pemotongan gaji dokter yang bekerja di luar negeri, Kuba justru mampu membiayai sejumlah sistem perawatan kesehatan di negaranya yang diberikan secara murah bahkan gratis.
Prinsip yang dimiliki pemerintah Kuba pun fokus pada sistem pencegahan penyakit daripada menunggu untuk mengobatinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto