Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki Bekir Pakdemirli di kantornya yang terletak di Eskisehir Road 9th Km Lodumlu, Kota Ankara, Kamis (23/7/2020). Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membicarakan studi untuk peningkatan pangsa pertanian.
Seperti yang diunggah oleh akun Twitter resmi Kementerian Pertanian dan Kehutanan Turki, Prabowo melakukan pertemuan di ruang terbuka.
"Menteri Pertahanan Indonesia, bapak Prabowo Subianto dan delegasinya mengunjungi kementerian kami. Kedua negara akan melakukan studi untuk meningkatkan pangsa pertanian dalam volume perdagangan yang ditargetkan 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 145 triliun)," demikian tertulis dalam akun Twitter @MAFTurkey pada Kamis.
Tampak di dalam foto yang diunggah, Prabowo didampingi oleh Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, Kepala Biro Tata Usaha dan Protokol Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen Rui FGP Duerte, serta ajudan pribadi Rizky Irmansyah.
Sebelumnya Prabowo melakukan kunjungan kerja di Turki untuk yang kedua kalinya. Sebelum membicarakan soal ketahanan pangan, mantan Danjen Kopassus tersebut menemui Ketua Presidensi Industri Pertahanan Republik Turki.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan kabar tersebut. Namun ia tidak menyebut sejak kapan mantan Danjen Kopassus tersebut ada di Turki.
"Betul, beliau melanjutkan pembicaraan lebih intens terkait kerja sama industri pertahanan dengan industri pertahanan Turki," kata Dahnil saat dikonfirmasi, Kamis.
Berita Terkait
-
Hari Ini Masjid Hagia Sophia Gelar Salat Jumat Perdana
-
Pergi ke Turki Lagi, Prabowo Lanjutkan Pembahasan Industri Pertahanan
-
Elektabilitas Naik, Gerindra: Prabowo Tak Sedang Naikkan Citra
-
Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik Versi Survei, Gerindra Bersyukur
-
Imparsial Desak Prabowo Batalkan Pembelian Pesawat Bekas dari Austria
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang