Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kerja ke Turki. Dalam kunjungan itu Prabowo akan membahas kerja sama terkait industri pertahanan.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan kabar tersebut. Namun ia tidak menyebut sejak kapan mantan Danjen Kopassus tersebut ada di Turki.
"Betul, beliau melanjutkan pembicaraan lebih intens terkait kerja sama industri pertahanan dengan industri pertahanan Turki," kata Dahnil saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).
Dahnil juga tidak menjawab saat ditanya berapa lama Prabowo akan berada di Turki. Hanya saja ia mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut akan menjalani sejumlah agenda lain di sana.
"Ada beberapa agenda pembicaraan bilateral di Turki untuk beberapa hari ini," tuturnya.
Kunjungan Prabowo itu untuk yang kedua kalinya. Pertemuan yang pertama kali dilakukannya dengan menemui Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar di Ankara pada November 2019.
Saat itu Prabowo juga membahas seputar kerja sama di bidang pertahanan. Bukan hanya Menhan Turki, dirinya juga sempat bertemu dengan Presiden Turki Reccep Tayyib Endorgan.
Berita Terkait
-
Elektabilitas Naik, Gerindra: Prabowo Tak Sedang Naikkan Citra
-
Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik Versi Survei, Gerindra Bersyukur
-
Imparsial Desak Prabowo Batalkan Pembelian Pesawat Bekas dari Austria
-
Penampakan Komet Neowise di Turki
-
Turki Undang Paus Francis ke Peresmian Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?