Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat menciduk enam remaja laki-laki karena diduga memalak sopir ekspedisi ketika melintas di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (24/7/2020) dini hari.
"Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami berhasil mengamankan enam pelaku pemalakan,” kata Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat AKBP Agus Rizal di Jakarta, Jumat.
Agus menuturkan, aksi sekumpulan remaja tersebut meresahkan para sopir dengan meminta uang keamanan sekitar Rp50.000 per orang, kemudian warga yang mengetahui melaporkan lewat akun Instagram resmi @Polres_Jakbar.
Keenam pemuda tersebut diringkus Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Katim 2 Briptu Helmy, Jumat dini hari.
Remaja tersebut juga kerap mengancam para sopir dengan mengacungkan golok sisir untuk menakut-nakuti sopir.
"Keenam pelaku sudah kita serahkan ke Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Agus.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan pihaknya tengah menyelidiki enam pelaku pemalakan itu.
"Kami menyita senjata tajam berikut karcis yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pemalakan, kami menerima penyerahan dari Team Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat," ujar Arsya.
Adapun barang bukti yang kita amankan antara lain uang sejumlah Rp 170.500, satu unit sepeda motor, satu bilah senjata tajam jenis golok sisir dan selembaran kertas berbentuk karcis yang diduga digunakan untuk pemalakan. (Antara)
Baca Juga: Ancam Didoakan Bakal Sengsara, Habib Palsu Berkeliaran Palak Jemaah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional