Suara.com - Pemerintah Arab Saudi telah menangkap dan mendenda 16 orang yang kedapatan melanggar aturan ibadah haji 2020, dalam sepekan terakhir.
Sejumlah aturan tengah diterapkan Arab Saudi dalam ibadah haji 2020, merespon kondisi pandemi virus corona, termasuk denda bagi yang melanggar ketentuan.
Menyadur Gulf News, otoritas berwenang di Keamanan Publik Saudi telah mendapati belasan orang masuk ke situs suci di Mekkah tanpa izin.
Karenanya, para pelanggar ini dikenai denda masing-masing 10 ribu riyal Saudi atau sekitar Rp 38 juta.
Pertengahan Juli ini, pemerintah Arab Saudi mengesahkan aturan denda bagi siapa pun yang sengaja masuk ke Mekah atau situs suci selama musim haji tahun ini.
Kemendagri Arab Saudi siap melayangkan denda 10 riyal Saudi bagi pelanggar. Adapun denda akan berlipat ganda bagi mereka yang mengulangi pelanggaran, mengutip laporan Al Arabiya.
Aturan denda ini akan berlaku mulai 19 Juli 928 Dhul Qadah) hingga 2 Agustus (12 Dhul Hijjah).
Selain menerapkan denda, Arab Saudi juga membatasi jumlah jamaah untuk ibadah haji tahun ini.
Otoritas berwenang mengatakan hanya 1000 orang asing maupun warga asli yang telah berada di Arab Saudi yang dapat berpartisipasi dalam ibadah haji tahun ini.
Baca Juga: Mudah Lesu saat Kembali Kerja di Kantor? Lakukan 5 Langkah Ini!
Hanya mereka yang berusia 20 dan 50 tahun dan tidak menderita penyakit kronis, serta telah berada di Arab Saudi yang diperbolehkan mendaftar haji.
Haji tahun ini juga akan menerapkan protokol terkait Covid-19 yakni para jamaah wajib mengikuti tes virus corona begitu tiba di kota Mekah dan melakukan karantina mandiri sebelum melangsungkan ibadah.
Pemerintah pekan lalu telah mengumumkan ibadah haji 2020 akan dimulai pada 29 Juli mendatang.
"Jamaah haji akan melaksanakan wukuf di Padang Arafat, yang menjadi puncak ibadah haji pada Kamis (30 Juli)," ujar pejabat Mahkamah Agung Arab Saudi kepada Saudi Press Agency.
Hal tersebut mengindikasikan bahw Rabu (29/7) akan menjadi hari pertama dari ibadah haji tahun ini.
Setiap tahunnya, ibadah yang berpusat di kota suci Mekah ini biasanya diikuti oleh 2,5 juta umat muslim dari seluruh dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN