Suara.com - Jika Anda membeli di online shop (olshop), biasanya barang akan dibungkus bubble wrap atau plastik gelembung agar aman. Namun, berbeda dengan yang lainnya, pemasangan bubble wrap di helm ini justru bikin publik bingung.
Akun Twitter @txtdarionlshop mengunggah foto testimoni seorang pembeli di akun olshop. Si pembeli membeli sebuah helm berwarna hitam dengan tambahan bubble wrap agar helm tersebut aman selama di perjalanan.
Namun, bukannya dipasang untuk membungkus helm, bubble wrap tersebut justru digulung di bagian atas helm. Bubble wrap tersebut digulung dengan rapi dan direkatkan menggunakan selotip.
"Kirain bubble wrap-nya dibungkusin ke helm," ujar si pembeli seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/7/2020).
Alhasil, bubble wrap tidak berfungsi untuk melindungi helm. Padahal, fungsi dari gelembung pada bubble wrap tersebut untuk melindungi helm dari benturan selama perjalanan menuju ke tangan pembeli.
Penampakan helm dengan hiasan bubble wrap itu mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang bingung dengan maksud si pemilik olshop memasangkan bubble wrap dengan cara yang aneh.
Meski demikian, ada pula warganet yang memberikan penjelasan di balik bubble wrap gulung tersebut. Menurutnya, bagian atas helm paling sering tergores saat di perjalanan sehingga hanya dibungkus di bagian atas helm.
"Beli bubble wrap bonus helm," kata @thgr_ps.
"Seller: kan situ cuma bilang tambah bubble wrap, nggak bilang suruh bungkus pakai bubble wrap. Ya bukan salah saya," ujar @wuuuuii.
Baca Juga: Viral Cewek Berjilbab Dicaci-maki, Dipaksa Cium Kaki
"Gue nggak ngerti ini konsepnya gimana, masa iya bubble wrap-nya malah digulung. Sumpah ini terngeselin heh," ungkap @nahannar.
"Ya Allah ngakak, penjualnya kenapa sih wkwk," ucap @fiamalias.
"Kalau kirim helm, bagian situ memang paling sering lecet," tutur @suprioachmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?