Suara.com - Kasus kebakaran di lokasi padat penduduk kembali terjadi di Jakarta. Sebuah rumah tinggal di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, terbakar pada Selasa (28/7/2020) sore.
Diduga, api berasal dari obat nyamuk yang lupa dimatikan.
"Obat nyamuk bakar yang ditinggal, merembet ke tumpukan pakaian," kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke petugas Damkar Jakarta Timur pada pukul 16.32 WIB di Pangkalan Jati 2 RT007 RW013 Blok B Nomor 5.
"Lokasinya berdekatan dengan SMK Jaya Wisata Cipinang Melayu," katanya.
Gatot mengatakan sumber api berada di lantai dua rumah pada ruangan seluas 3 x 6 meter persegi.
Penghuni rumah sebanyak tiga jiwa yang tergabung dalam satu kepala keluarga (KK) dilaporkan selamat.
Pemilik rumah atas nama Wisnu diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta akibat peristiwa tersebut.
Sebanyak enam unit armada pompa pemadam kebakaran berikut 30 petugas evakuasi dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan Hangus Terbakar Usai Dua Kali Kebakaran
Petugas Damkar agak kesulitan menuju rumah yang terbakar karena harus melewati gang-gang yang sempit.
"Awal pemadaman pukul 16.50 WIB dan berhasil kita padamkan pukul 17.25 WIB," kata Gatot. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera
-
Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes
-
Sindrom Defisit Rumah: Saat Sate Paling Enak Pun Kalah oleh Telur Dadar Buatan Ibu
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional