Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, pemilik tempat cuci mobil Karachi Sheikh Sagheer kebanjiran konsumen, namun bukan untuk mencuci mobil melainkan untuk memandikan hewan yang hendak dikurbankan.
Menyadur Hindustan Times, penduduk setempat membawa hewan ternak seperti sapi, domba, dan kambing untuk dimandikan dengan saksama menjelang Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada Jumat (31/7/2020), di Pakistan.
Pengusaha berusia 42 tahun tersebut, mengatakan ia mulai 'mencuci' sapi ketika ketika ia terlihat membersihkan hewan pengorbanannya menjelang Idul Fitri setelah membuka bisnisnya beberapa tahun yang lalu.
"Orang-orang yang melihat saya memandikan hewan datang kepada saya dengan mereka sendiri ... itulah awal dari tren ini," kata Sagheer kepada AFP.
Banyak hewan datang dari pasar besar di pinggiran Karachi - yang dikenal sebagai pasar sapi Idul Fitri terbesar di Asia - yang penuh dengan kambing, sapi, lembu jantan, domba, dan unta.
Hewan-hewan tersebut biasanya dalam keadaan kotor, berdebu, dan penuh bercak kotoran setelah diangkut lalu dijual bersama di pasar.
Sagheer hanya mamatok harga 100 rupee (sekitar Rp 19.000) untuk satu kali memandikan hewan - yang mencakup disemprot menggunakan air bertekanan, busa, sabun, dan bilas.
"Biayanya 100 rupee (sekitar Rp 19.000), itu bukan apa-apa," kata Mohammad Uzair, yang membawa sapi abu-abu besar untuk dicuci.
Di seluruh Pakistan, antara delapan hingga 10 juta hewan dikorbankan pada perayaan Hari Raya Idul Adha, menurut Asosiasi Tanners Pakistan.
Baca Juga: Berawal dari Keresahan, Musala di Kebon Baru Buat Usaha Jual Hewan Kurban
Sagheer mengatakan kebersihan sangat penting, terutama saat pandemi Covid-29 seperti sekarang ini. "Saya juga menyemprot hewan dengan disinfektan." katanya.
Bukan hanya mengenai kesehatan dan kebersihan hewan kurban yang diperhatikan saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, namun juga bagaimana cara masyarakat membeli hewan kurban.
Pemerintah Pakistan mendesak warganya untuk membeli hewan kurban secara online untuk mencegah adanya peningkatan kasus Covid-19 selama Hari Raya Idul Adha. Otoritas berwenang juga meminta masyarakat yang nantinya datang ke pasar hewan, wajib memakai masker.
Pembatasan sosial terkait virus Covid-19 yang diterapkan di Pakistan mengakibatkan turunnya jumlah pengunjung pasar hewan pada hari raya Idul Adha tahun ini.
Pasar hewan utama kota terbesar di Pakistan, Karachi, tak terlalu ramai pada Minggu (26/7), dibandingkan dengan satu pekan sebelum hari raya di tahun-tahun sebelumnya.
Menurut salah satu penjual hewan di pasar tersebut, Muhammad Akram, hanya separuh pelanggannya yang datang ke pasar dibandingkan tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian