- Kementerian Ketenagakerjaan menerima hampir 2.000 konsultasi dan pengaduan THR sejak 14 Maret 2026.
- Posko THR Kemnaker beroperasi setiap hari, termasuk saat akhir pekan dan hari Lebaran untuk melayani pelaporan.
- Aduan terbanyak meliputi THR tidak dibayar (975 kasus), tidak sesuai ketentuan, dan keterlambatan pembayaran THR.
Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima ribuan konsultasi dan pengaduan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) melalui posko THR yang dibuka sejak 14 Maret lalu.
Yassierli menyampaikan, posko layanan itu memang sengaja dibuka sejak h-14 hari sebelum hari raya Idulfitri.
"Ada hampir 2.000 pertanyaan konsultasi kepada kami dan Alhamdulillah itu sudah direspons dengan baik dari tim yang stand by di posko THR," kata Yassierli saat sambutan dalam acara Pelepasan Mudik Bersama Kemnaker di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Ia memastikan bahwa masyarakat bisa selalu mengajukan pengaduan melalui posko setiap hari pada jam operasional yang sudah ditentukan.
"Kami, mereka stand by setiap hari, termasuk hari Sabtu, hari Minggu, bahkan hari Lebaran mereka stand by di sini," imbuhnya.
Semakin mendekat hari raya Idulfitri, terutama seminggu sebelumnya, Yassierli menyebutkan bahwa masyarakat lebih banyak yang mengadukan belum adanya pembayaran THR oleh perusahaan.
Ia mengingatkan bahwa setiap perusahaan wajib membayarkan hak pegawainya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
"Masuk h- 7 temanya bukan lagi konsultasi, tapi temanya adalah mendengarkan pengaduan dan pengaduan kalau ada perusahaan yang tidak membayar THR bagi pekerjanya," ujarnya.
Lebih detail, beberapa aduan yang masuk ke posko Kemnaker itu paling banyak terkait THR yang tidak dibayarkan oleh pengusaha mencapai 975 aduan, THR tidak sesuai ketentuan capai 378 aduan, dan THR terlamabat dibayar mencapai 302 aduan.
Baca Juga: Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
Masyarakat yang juga ingin lakukan pengaduan, Kemnaker masih menyediakan akses konsultasi dan pengaduan secara online melalui website poskothr.kemnaker.go.id dan layanan WhatsApp Chat di nomor 081280001112.
Berita Terkait
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi