Suara.com - Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar hebat, Kamis (30/7/2020) pagi. Diduga data Covid-19 yang tersimpan di gedung itu ikut hangus.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pukul 05.34 WITA.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Muhammad Ichsan Mustari belum mengetahui secara pasti mengenai barang-barang yang terbakar di lantai dua gedung tersebut.
"Belum tahu barang apa saja yang terbakar. Kalau saya liat yang terbakar itu ruangan perencanaan, keuangan dan farmasi," kata Ichsan kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).
Saat ditanya apakah data Covid-19 di gedung tersebut juga ikut terbakar, Ichsan belum bisa memastikan.
"Saya sementara mengindetifikasi gedung yang terselamatkan, sambil staf mencoba mengidetifikasi barang-barang apa saja terbakar. Soal itu (data Covid-19) belum diketahui, tapi memang ada dokumen di ruangan itu," jelas Ichsan.
Tak Ada Korban Jiwa
Kabid Ops Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran hebat di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel tersebut terjadi pukul 05.34 WITA tadi.
Menindaklanjuti laporan, petugas Damkar Makassar bergegas mendatangi lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi pukul 05.38 WITA.
Baca Juga: Nestapa H-1 Idul Adha 35 Warga Batam: Kehilangan Rumah dan Seisinya
"Jumlah armada 30 unit, kekuatan personil 100 orang," kata Hasanuddin melalui keterangan tertulisnya.
Api baru berhasil dipadamkan pukul 08.00 WITA, setelah petugas melakukan penyemprotan ke seluruh bagian Gedung Dinas Kesehatan Sulsel yang terbakar.
"Korban jiwa nihil, dugaan sementara kebakaran belum diketahui," tutup Hasanuddin.
Sejumlah Ruangan Hangus Terbakar
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Muhalis menjelaskan dari hasil penyelidikan sementara, api pertama kali terlihat oleh petugas kebersihan kantor sekitar pukul 05.00 WITA.
"Langsung berteriak ada asap, sehingga saksi dua rekannya langsung menghubungi dinas pemadam kebakaran," kata Muhalis.
Berita Terkait
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Reza Arap Panik Selamat Diri dari Kebakaran Resor, Bisa-bisanya Ada yang Minta Foto
-
Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Sarinah Kebakaran di Area Fasad pada Minggu Malam, Tetap Beroperasi?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital