Suara.com - Menteri Dalam Negeri India Amit Shah menyatakan pada Minggu (2/7/2020) bahwa dirinya positif terpapar virus corona setelah hasil uji menunjukkan demikian, dan kini telah dirawat di rumah sakit.
"Saya meminta siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan saya dalam beberapa hari terakhir ini untuk menjalankan isolasi mandiri serta pengujian (deteksi COVID-19)," tulis Shah dalam sebuah cuitan di Twitter.
Shah adalah pembantu dekat Perdana Menteri Narendra Modi, juga salah satu politisi terkuat di India. Ia memimpin kementerian yang menjadi satu dari sejumlah garda depan penanganan wabah COVID-19 di negara itu.
Kasus global infeksi COVID-19 saat ini menembus angka 18 juta dengan hampir 690.000 pasien meninggal dunia.
India sendiri berada di posisi ketiga terparah sedunia, dengan catatan jumlah kasus per 2 Agustus 2020 sebanyak 1,75 juta dan 37.000 kematian.
Amerika Serikat dan Brasil saat ini menjadi negara dengan situasi wabah terparah, dengan masing-masing jumlah kasus mencapai 4,7 juta dan 2,7 juta, demikian menurut hitungan situs penyedia data real time COVID-19, worldometers.info.
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
-
ASN Positif Corona, Satu Gedung di Balai Kota Solo Ditutup Sepekan
-
Kasus Covid-19 Tidak Turun, Pemkab Bogor Tegaskan Tak Ada Relaksasi PSBB
-
86 Orang Tewas karena Miras Ilegal, Polisi India Tangkap 6 Tersangka
-
Pasien Covid-19 Asal Jakarta Ngamuk di Aceh, Kaca Ruang Isolasi Pecah
-
Hingga Agustus 2020, IDI Sumut Kehilangan 9 Dokter Akibat Terpapar Covid-19
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China