Suara.com - Wali Kota Batam Muhammad Rudi masih berkeliaran menghadiri acara sana sini meski baru saja tes corona. Rudi dicurigai tertular virus corona dari Gubernur Kepulauan Riau Isdianto.
Rudi pun mengaku sudah menjalani pemeriksaan Swab untuk memastikan statusnya terinfeksi Covid-19 atau tidak. Hasil pemeriksaan swabnya akan keluar dalam beberapa hari ke depan.
Dalam penantian itu, Rudi tetap beraktivitas seperti biasa. Ia juga tampak menghadiri Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam pada Senin (3/8/2020).
"Swab sudah dilakukan, rapid test juga sudah, tinggal menunggu hasilnya," kata Rudi saat ditemui sebelum dirinya menjalani Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Badan Anggaran atas Pembahasan RPP-APBD Kota Batam TA 2019 dan sekaligus pengambilan keputusan; Penyerahan Dokumen Rancangan KUA/PPAS Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2020 itu.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Budi Mardianto mengkritik Rudi. Rudi sebagai pejabat publik seharusnya bisa bersabar dan melakukan karantina diri beberapa hari sampai hasil swab keluar.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam ini harus menjalankan protokol kesehatan seperti yang sudah dilakukan Gubernur Kepri dan pejabat lain yang mengkarantina diri sebelum hasil swabnya keluar.
"Kalau seperti ini, masyarakat Batam yang jadi bingung, apakah protokoler kesehatan membolehkan ada pihak yang lagi swab menunggu hasilnya, tapi sudah melakukan kegiatan di luar dengan orang banyak," kata Budi.
Budi berharap hasil swab Walikota Batam negatif Covid-19. Namun, untuk menjaga penyebaran Covid-19, sebaiknya harus mau mengkarantina diri sementara sampai hasil swab keluar.
Sebelum datang ke Sidang Paripurna hari ini, Rudi juga hadir dalam acara penyerahan secara simbolis insentif kader posyandu Kecamatan Batuaji, Batam di gedung SMK Negeri 1 Batam, Batu Aji, Batam pada hari ini.
Baca Juga: Ilmuwan NIH Menemukan Target Baru untuk Pengobatan Malaria
Senada dengan Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad juga melakukan pemeriksaan swab. Demi memastikan dirinya bebas dari Covid-19.
"Saya ikut swab juga, sekarang tinggal menunggu hasilnya," kata Amsakar yang juga hadir di DPRD Kota Batam.
Rudi sendiri, menjalani pemeriksaan swab setelah dirinya menjalin kontak dengan Gubernur Kepri, Isdianto yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (1/8) lalu. Sebelumnya mereka menjalin kontak dalam acara syukuran penetapan Isdianto sebagai Gubernur definitif Kepri pada Selasa (28/7) lalu.
Tak kontak langsung
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi memastikan Rudi tidak termasuk dalam close contact dengan Gubernur Kepri, Isdianto yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (1/8/2020) lalu.
Hanya saja Rudi sempat kontak langsung dengan Isdianto dalam acara syukuran ditetapkannya Isdianto sebagai Gubernur Definitif Kepri di Gedung LAM Provinsi Kepri, Tanjungpinang pada Selasa (28/7/2020) lalu. Namun kontak yang dilakukan tidak sampai 15 menit dan keduanya menggunakan masker.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan