Suara.com - Seorang polisi di Amerika Serikat menemukan benda yang menjijikkan di sebuah kopi panas yang ia beli dari sebuah kedai ternama.
Menyadur News.com.au, Satuan Polisi Negara Bagian Illinois Chicago yang tidak disebutkan namanya membeli secangkir kopi hitam dari Dunkin Donuts di Chicago pada Kamis malam. Ia kemudian membuka tutup cangkir dengan maksud untuk mendinginkan kopi.
Saat itulah dia melihat sebuah benda menjijikkan mengambang, yang menurut Kepolisian Negara Bagian Illinois dalam siaran pers dikonfirmasi sebagai air liur.
Pegawai Dunkin Donuts Vincent J Sessler (25) kemudian ditangkap dan didakwa dengan perilaku tidak tertib, sembrono, dan tidak menghargai kepada petugas perdamaian.
Perusahaan juga kemudian mengkonfirmasi bahwa Sessler tidak lagi bekerja di perusahaan pembuat donat populer tersebut.
"Dunkin' mengapresiasi terhadap petugas polisi yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga komunitas kami tetap aman, dan pemilik waralaba telah menghubungi petugas secara langsung untuk meminta maaf atas kejadian tersebut," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada NBC News.
Dalam pernyataan lain yang dikeluarkan untuk WMAQ-TV, pihak Dunkin mengatakan tindakan Sessler tidak sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.
"Pemilik waralaba, yang secara mandiri memiliki dan mengoperasikan restoran ini, memberi tahu kami bahwa ia mengambil tindakan segera untuk menyelidiki masalah ini dan menghentikan orang yang bertanggung jawab atas perilaku tercela ini," jelas pihak Dunkin Donuts.
Direktur Polisi Negara Bagian Illinois Brendan F Kelly juga mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Sessler.
Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?
"Ini keterlaluan dan menjijikkan. Orang-orang di Kepolisian Negara Bagian Illinois memberikan segenap hati dan jiwa mereka untuk melindungi kehidupan dan hak-hak semua orang di negara bagian ini setiap hari," ujar Kelly.
"Demi keselamatan mereka, petugas dan karyawan ISP akan dilarang menjaga lokasi ini." tambahnya.
Sessler ditahan di Distrik 8 Departemen Kepolisian Chicago pada hari Sabtu.
Tindakan mengganggu terhadap pihak kepolisian di AS semakin sering setelah aksi protes kematian George Floyd di Minneapolis pecah, bahkan hingga memicu gerakan Black Lives Matter di seluruh AS dan dunia.
Gerakan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap warga kulit hitam dan menyebar melalui jejaring internet di seluruh dunia mengampanyekan tagar #BlackLivesMatter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!
-
ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs
-
2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi
-
Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN