Suara.com - Beredar sebuah video yang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengaku gagal dan akan menyerahkan jabatannya kepada Prabowo.
Kabar itu diunggah oleh akun YouTube Rahasia Politik dengan judul "JOKOWI AKUI SUDAH GAGAL SEBAGAI PRESIDEN & AKAN SERAHKAN SEMUA JABATAN PRESIDEN ke PRABOWO ?"
Video berdurasi 10 menit 18 detik itu diunggah pada Jumat (31/7/2020) dan telah ditonton sebanyak lebih dari 10 ribu kali.
Lalu benarkah jika Presiden Jokowi telah mengaku gagal dan menyerahkan jabatannya kepada Prabowo?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -jaringan Suara.com, konten video itu memuat beberapa narasi berita yang bersumber dari sejumlah artikel media.
Video itu terbagi menjadi tiga pembahasan. Pertama adalah pembacaan konten berita dari Tirto.id yang berjudul "Jokowi Akui Kerja Pemerintah Terjebak Banyaknya Aturan" yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.
Dalam pemberitaan tersebut, tidak ditemukan pernyataan Presiden Joko Widodo mengakui dirinya gagal dan akan menyerahkan jabatannya kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Kedua, pembacaan berita dari laman law-justice.co dengan judul artikel "Dolar Bakal Tembus 20.000 & Ekonomi Kacau, Jokowi Harus Mundur" yang diunggah pada 29 Juli 2020. Artikel itu hanya memuat pernyataan pengamat politik Muslim Arbi.
Baca Juga: Rocky Gerung Tuding Jokowi Lakukan Political Prostitution Muluskan Gibran
Sedangkan di bagian ketiga dari video itu memuat berita yang masih bersumber dari law-justice.co dengan judul "Ngeri! Sri Mulyani Ungkap Ketidakpastian Ekonomi di 2021" yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.
Artikel itu merupakan hasil saduran dari berita cnbcindonesia.com berjudul "Makin Ngeri! Sri Mulyani Beberkan Ketidakpastian di 2021". Di dalam dua artikel itu juga tidak ditemukan pernyataan Presiden Jokowi yang akan menyerahkan jabatannya pada Prabowo.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, tidak ditemukan pernyataan yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo akan menyerahkan jabatannya kepada Prabowo. Konten video yang menggabungkan beberapa artikel itu masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA:Benarkah Gibran Tantang Rocky Gerung Debat Terbuka di TVOne?
-
Rocky Gerung Tuding Jokowi Lakukan Political Prostitution Muluskan Gibran
-
Didukung Gerindra, Gibran: Saya Terima Amanah dari Prabowo Subianto
-
SAH! Prabowo Teken Dukungan Gerindra untuk Gibran Jadi Wali Kota Solo
-
Hubungan Prabowo-Jokowi Jadi Faktor Gerindra Dukung Gibran di Pilkada Solo
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi