Suara.com - Melalui akun Twitter @SIMAK-UI pada Rabu, (5/8/2020), Universitas Indonesia (UI) mengumumkan bahwa hasil seleksi calon mahasiswa UI atau SIMAK UI untuk S1 kelas internasional diundur.
Pengumuman hasil seleksi diundur menjadi tanggal 7 Agustus 2020 dan dapat dicek pada lama www.penerimaan.ui.ac.id. Untuk melihat hasilnya, peserta bisa dengan menginput nomor ujian atau log in melalui akun masing-masing.
SIMAK UI merupakan ujian seleksi masuk terpadu yang diselenggarakan oleh UI. Ujian seleksi ini mencakup Program Vokasi (D3), Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Sarjana Ekstensi/Paralel untuk lulusan D3, Profesi, Spesialis, Magister, dan juga Doktor.
Adapun ujian SIMAK UI untuk program D3, S1 Reguler dan S1 Paralel digelar hari ini secara online. Pelaksanaan ujian hari ini dibagi menjadi dua kategori yakni ujian kompetensi dasar dan kompetensi bidang (IPA, IPS, dan IPC).
Hasilnya akan diumumkan pada 22 Agustus 2020 mendatang. Sementara untuk kelas S2, S3, Spesialis, dan Profesi akan diumumkan pada 15 Agustus 2020 bersamaan dengan program S1 Ekstensi/Paralel D3.
10 PTN terbaik di Indonesia versi Webometrics, UI Nomor Satu
Perguruan Tinggi Negeri menjadi pilihan banyak calon mahasiswa dan orang tua untuk pendidikan lanjutan. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia memiliki banyak sekali Perguruan Tinggi mulai dari Negeri hingga Swasta. Setiap Perguruan Tinggi atau universitas memiliki peminatnya masing-masing.
Melansir dari Webomatrics, belum lama ini Webomatrics meluncurkan daftar Rangking of World Universities, yaitu daftar peringkat universitas terbaik di dunia 2020. Pemeringkatan ini diperbarui setiap bulan Januari dan Juli.
Webomatrics dalam menentukan peringkat ini melihat dari beberapa aspek yang dinilai. Terdapat empat aspek yaitu presence, impact, openness dan excellence.
Baca Juga: 10 PTN terbaik di Indonesia versi Webometrics, UI Nomor Satu
Daftar PTN terbaik di Indonesia dapat disimak di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan