Suara.com - Sepasang kekasih berinisial KI (28) dan TA (21) babak belur seusai dikeroyok warga Cengkareng, Jakarta Barat karena tingkahnya. Setelah aksi penjabretannya gagal, sepasang kekasih ini menjadi bulan-bulanan warga sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Kasus ini terjadi di Jalan Pasar Bersih Ujung Aspal, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (6/8/2020) malam. Saat itu, korban perempuan berinsial SS (13) sedang berkendara di sekitar lokasi.
Memanfaatkan situasi tersebut, duet maut KI dan TA --yang juga berkendara-- langsung memepet kuda besi korban. Salah satu dari mereka dengan cekatan mengambil ponsel genggam yang berada di motor korban.
"Kemudian, korban dipepet oleh kedua pelaku dan tersangka perempuan mengambil hp milik korban yang ada di dasboard sepeda motor," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2020).
Meski jadi sasaran merampokan, korban bukan tanpa perlawanan. Dia sempat memegang tangan pelaku --meski terlepas.
Sontak, korban menggunakan langkah selanjutnya. Dia meneriaki kedua pelaku sehingga memicu kehadiran warga di sekitar lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan, saat kejadian, di sekitar lokasi tengah berlangsung acara pengajian ibu-ibu. Bak masuk kandang macan, kedua sejoli itu terkepung dan tidak bisa melarikan diri.
"Pasangan sejoli ini dikepung warga. Karena kesal dengan ulah keduanya, warga pun menghakimi hingga kedua pelaku babak belur," beber Antonius.
Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan mengamankan KI dan TA ke Mapolsek Cengkareng. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor pelaku dan ponsel genggam milik korban.
Baca Juga: Selain Memar, Balita Korban Jambret di Depok Kini Takut Lihat Orang Asing
"Dengan cepat kami datang ke TKP dan berhasil meredam serta mengamankan pelaku dari amukan massa," sambungnya.
Atas perbuatannya, dua sejoli itu dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Kedua tersangka ancaman hukuman kurungan penjara lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara