Suara.com - Penjaga keamanan di rumah sakit India tega menghajar seorang lansia tunawisma dengan cara ditendang berulang kali.
Menyadur Gulf News, Senin (10/8/2020), aksi pria ini rupanya tertangkap kamera. Video insiden ini tersebar di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Selepas videonya viral, lelaki yang disebutkan bernama Sanjay Mishra ini telah ditangkap oleh kepolisian negara bagian Uttar Pradesh.
Menurut laporan, pemukulan yang dilakukan Sanjay ini terjadi di Rumah Sakit Swaroop Rahni Nehru.
Adapun perempuan yang berusia 80-an itu disebutkan tengah mengungsi di luar bangunan trauma center rumah sakit yang terletak di Prayagraj ini.
Dalam video berdurasi 27 detik yang dibagikan pengguna twitter @alok_pandey, nampak seorang pria berulang kali menendang lansia yang telah tersungkur di lantai.
Meski perempuan tua ini telah memohon-mohon, namun pria berbaju hitam ini terus mengayunkan kaki ke badan si lansia.
Beberapa pejalan kaki terlihat melintas di lokasi kejadian, namun mereka tidak menghentikan satpam tersebut.
Menurut kabar terbaru yang dibagikan oleh jurnalis India Alok Pandey, perempuan itu kini dirawat di rumah sakit tempatnya dihajar, setelah muncul banyak kecaman melalui media sosial.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Harian di India Melonjak
Sebuah laporan infromasi pertama (FIR) telah diajukan atas pelaku. Serta, pihak rumah sakit telah mencoret badan swasta yang menaungi Sanjay Mishra.
Banyak netizen yang menyerukan agar pelaku mendapatkan hukuman yang berat.
"Dia harus dipenjara untuk waktu yang sangat lama," ujar seorang netizen.
"Dan, orang-orang hanya menonton ini lalu pergi, atau merekam? Sangat memilukan," timpal netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara