Suara.com - Warga sekitar Pantai Matahari Terbit Sanur pada, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 14.30 WITA, geger setelah ditemukannya sesosok bayi yang sudah membusuk.
Penemunya adalah dua bocah I Kadek Adi Yoga Sastrawan (8) dan Dapin Dapeendra (10).
Awalnya Sastrawan dan Dapin hendak mencari uang kepeng dan tempurung kelapa di Pantai Matahari Terbit Sanur.
Kedua pelajar itu jalan-jalan sambil menelusuri pantai persis di depan Vila Pasir Ukir.
Kemudian mereka kaget melihat ada sosok seperti bayi.
Kejadian itu lantas diberitahukan ke ibu mereka, Ni Putu Alini, yang keberadaanya tak jauh dari TKP.
"Kemudian, mereka bersama-sama mengecek benda seperti bayi tersebut, setelah sampai dan dicek ternyata bayi orok," ujar Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika.
Ketiganya lantas melaporkan penemuan bayi itu ke pecalang setempat dan menghubungi BPBD Kota Denpasar serta aparat kepolisian Polsek Densel.
Sekitar pukul 16.00 WITA, ambulans BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi dan bayi malang itu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar.
Baca Juga: Polisi Berhasil Ungkap Kasus Curanmor 3 Tahun Lalu, Pelakunya Tak Disangka!
Hadimastika mengatakan saat ditemukan bayi tersebut sudah dalam keadaan membusuk. Jenis kelaminnya belum bisa diketahui karena jasad sudah tak utuh.
"Umur bayi orok diperkirakan 5 atau 6 bulan," tuturnya dilansir dari Berita Bali—jaringan Suara.com—Senin (10/8/2020).
Hadimastika memperkirakan itu merupakan bayi hasil hubungan gelap alias kumpul kebo. Dan dibuang antara Pantai Padanggalak atau Pantai Matahari Terbit Sanur.
"Diduga kuat hasil hubungan gelap. Kami masih melakukan penyelidikan memeriksa saksi-saksi dan olah TKP," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan