Suara.com - Sebuah rumah menjadi viral di jagat media sosial TikTok setelah penampakannya yang terlihat sangat sempit, namun ternyata berbeda dengan aslinya.
Menyadur Mirror, Selasa (11/8/2020), sebuah rumah di Deerfield, Illinois, Amerika Serikat baru-baru ini menjadi viral di jagat TikTok.
Rumah tersebut menjadi viral setelah seseorang dengan nama akun TikTok @eli.Korn_ mengunjungi situs tersebut dan memposting video tentang rumah yang terkenal di lingkungannya.
"Skinny House" tulis eli dalam video berdurasi 15 detik tersebut.
Dalam video itu ia memperlihatkan bentuk rumah yang tidak biasa, sekilas terlihat sangat sempit namun cukup tinggi karena memiliki lebih dari satu lantai.
Jika dilihat sekilas, lebar rumah tersebut terlihat sangat sempit, bahkan hanya berukuran satu pintu. Hal tersebut yang membuat warganet bertanya-tanya bagaimana jika masuk ke dalam rumah.
Bahkan seseorang hingga menuliskan komentar "Itu bukan rumah - itu lorong." Warganet lainnya berkomentar "Anda harus tidur dengan berdiri.
Seorang pengguna TikTok memberikan keterangan tentang rumah tersebut mengatakan bahwa bentuknya seperti itu karena dibangun di atas lahan dengan bentuk segitiga.
Tanah itu dijual murah karena tidak ada yang menginginkannya karena bentuknya dan pemilik yang membangun rumah pada tahun 2003 memutuskan untuk memaksimalkan lahan yang ada, alhasil jadilah rumah pie tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Sepeda Listrik, Simon Cowell Sampai Dioperasi
Video tersebut telah disukai lebih dari 300.000 orang dan ditonton lebih dari 1 juta kali.
Namun ternyata rumah tersebut tidak sesempit yang dibayangkan. Di sisi lain, rumah tersebut tampak melebar dan tampak seperti rumah pada umumnya.
Dikutip dari Zillow, rumah tersebut terkenal dengan sebutan 'Pie House'. Nama tersebut diberikan karena bentuknya yang menyerupai potongan sebuah kue pie.
"Pie House"! Rumah Ikonik ini lebih besar dari yang terlihat, dengan lebih dari 1.600 kaki (487 meter) persegi, ruang tamu, termasuk ruang bawah tanah." tulisnya.
Menurut Situs penjualan properti di Amerika Serikat tersebut, rumah pie itu terjual dengan harga 260.000 dolar atau sekitar Rp 3,8 miliar.
Meski bentuknya unik, rumah pie tersebut dibekali dengan furniture yang cukup mewah. Terdiri dari dua kamar tidur, satu di bawah tanah, dan tiga kamar mandi.
Fasilitas lain seperti, mesin cuci piring, mesin cuci baju, gudang, hingga baterai cadangan juga tersedia di rumah unik satu ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN
-
Prabowo Turun Tangan, Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Uang Tunai dan Sembako
-
Pagi Dampingi Prabowo, Malam Dicopot: Nasib Tragis Dadan Hindayana di BGN
-
Megawati Apresiasi Panen Jagung GNTI, Produktivitas Disebut Lampaui Metode Konvensional
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
-
Ribuan Ikan Mati Mengambang di Karawang, Warga Diminta Jangan Konsumsi
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
-
Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi