Suara.com - Seorang wanita berinisial VV di Sumatera Barat diamankan polisi. VV yang bekerja sebagai pengasuh itu tega mencabuli seorang bayi sambil melakukan video call sex (VCS) dengan suaminya demi memuaskan hasrat seksual.
Sementara itu, dua pemuda di kawasan Pasar Aur Kuning, Kota Bukittinggi diringkus polisi usai melakukan pemalakan. Saat ditangkap, keduanya menjual stiker bendera yang dipasang di mobil, nahas mobil yang dipasang tersebut ternyata merupakan mobil milik Kapolsek Bukittinggi AKP Dedy Adriansyah.
Selain dua berita di atas, berikut Suara.com merangkum berita terpopuler lainnya sepanjang Selasa (11/8/2020).
1. Cabuli Bayi sambil VCS dengan Suami, Pengasuh Berlagak Gantikan Popok
Polisi meringkus VV, seorang wanita di Sumatra Barat lantaran telah berbuat cabul. Parahnya, korban dari aksi lucah pelaku itu adalah anak perempuan yang masih berusia delapan bulan.
Dikutip Suara.com dari Minangkabaunews.com, Senin (10/8/2020), tindakan cabul itu dilakukan VV saat mengasuh korban. Diketahui, pelaku bekerja sebagai pengasuh bayi alias baby sitter.
2. Kaca Mobil Diketok, Kapolsek Kena Palak 2 Preman di Terminal
Polisi meringkus IR (24) dan HS (29), dua pemuda di kawasan Pasar Aur Kuning, Kota Bukittinggi karena kasus pemalakan.
Baca Juga: Cabuli Bayi Majikan Demi Puaskan Berahi Suami, Istri Sempat Nyabu Dulu
Dikutip Suara.com dari Padangkita.com, Selasa (11/8/2020), modus kedua pelaku pungutan liar ini adalah menjual stiker bendera di pintu keluar terminal Simpang Aur.
3. Penjaga Kubur Dimimpikan hingga Sakit, Minta Organ Tubuh Linda Dikembalikan
Penjaga Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Alimudin meminta organ tubuh dari jasad mahasiswi bernama Linda alias LNS yang sempat dibawa dokter forensik untuk kepentingan proses autopsi agar segera dikembalikan.
"Tolong kembalikan yang dibawa dari autopsi itu pak," kata Alimudin dalam sambungan teleponnya dengan pengacara keluarga LNS dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Yan Mangandar, di Mataram, Selasa (11/8/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti