- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meminta pemerintah memperhatikan serius kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus.
- Permintaan ini mencakup perhatian aspek medis dan penegakan keadilan hukum atas peristiwa yang dialami Andrie.
- Kementerian Kesehatan memastikan seluruh biaya perawatan Andrie Yunus di RSCM akan digratiskan pemerintah.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Hal ini merespons saran dari Komisi III DPR RI agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut mengawal proses pengobatan Andrie hingga pulih total.
Ia menegaskan, bahwa perhatian pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada aspek medis, tetapi juga harus mencakup sisi keadilan hukum atas peristiwa yang menimpa aktivis tersebut.
"Saya berharap tentunya pemerintah memberikan perhatian penuh, kepada, bukan saja pengobatan, eh, Saudara Andrie Yunus, tetapi juga penegakan hukumnya," ujar Charles di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi urusan kesehatan, Charles menekankan pentingnya kualitas layanan medis yang diterima oleh Andrie.
Ia berharap Kemenkes dapat memastikan fasilitas dan penanganan terbaik agar yang bersangkutan dapat segera beraktivitas kembali.
"Dan kami berharap, ya Kementerian Kesehatan tentunya bisa memberikan perhatian agar pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Andrie bisa yang terbaik, ya, dan yang bersangkutan bisa segera sembuh dari apa yang menimpa Pak Andrie," pungkasnya.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan memastikan biaya perawatan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras akan digratiskan selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Widyawati mengatakan korban saat ini masih dirawat di RSCM dan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah.
Baca Juga: Agar Pelaku Segera Tertangkap, TAUD Minta Polisi Lacak Sinyal di Lokasi Penyiraman Andrie Yunus
"Dirawat di RSCM dan akan kita gratiskan," kata Widyawati kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi