- Bentrokan pelajar di Bandung menewaskan siswa FA (17) pada Jumat (13/3) malam setelah acara buka puasa.
- Menteri PPPA menyampaikan duka cita dan menekankan keamanan lingkungan sosial remaja menjadi tanggung jawab bersama.
- Layanan SAPA 129 dan UPTD PPA Kota Bandung telah mendampingi keluarga korban dan berkoordinasi dengan kepolisian.
Suara.com - Tragedi bentrokan antar-pelajar kembali terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat, dan merenggut nyawa seorang siswa. Peristiwa ini memicu keprihatinan pemerintah, khususnya dalam hal perlindungan anak dan keamanan lingkungan sosial remaja.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa anak-anak seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang aman dan jauh dari kekerasan.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Anak-anak seharusnya tumbuh dan berinteraksi dalam lingkungan yang aman dan kondusif," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa tanggung jawab perlindungan anak tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, dan masyarakat luas.
Sebagai respons awal, Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Bandung untuk menggali informasi awal sekaligus memastikan langkah penanganan terhadap keluarga korban.
UPTD PPA Kota Bandung juga telah melakukan kunjungan takziah kepada keluarga korban pada Minggu (15/3) sebagai bentuk dukungan awal.
"Pendampingan lanjutan akan dilakukan setelah kondisi keluarga memungkinkan. UPTD PPA Kota Bandung saat ini terus berkoordinasi dengan Unit Tipiter Polrestabes Bandung untuk memperoleh informasi perkembangan kasus," kata Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Coblong dan Polrestabes Bandung masih mendalami kasus ini, termasuk menyelidiki kemungkinan adanya unsur penganiayaan dalam peristiwa tersebut.
Diketahui, korban berinisial FA (17), seorang pelajar kelas XI, meninggal dunia setelah diduga terlibat bentrokan dengan kelompok pelajar lain di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, pada Jumat (13/3) malam. Insiden itu terjadi usai kegiatan buka puasa bersama.
Baca Juga: Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama di luar jam sekolah, guna mencegah terjadinya konflik yang berujung kekerasan.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Puluhan Ribu Kendaraan Padati Jalur Nagreg Jelang Mudik Lebaran
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Ditahan Imbang Persib, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Fokus Pemain Borneo FC
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS
-
Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan
-
Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis
-
Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun
-
Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?
-
Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?
-
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
-
Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta
-
Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran
-
BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis